Byklik.com | Banda Aceh – PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Aceh mempercepat penyambungan listrik untuk lima Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di sejumlah lokasi strategis di Aceh.
Langkah tersebut dilakukan untuk mendukung perkembangan ekosistem kendaraan listrik sekaligus mendorong penggunaan energi yang lebih ramah lingkungan di Aceh.
Lima SPKLU itu berada di kawasan komersial. Di Banda Aceh, fasilitas tersebut disiapkan di kawasan perhotelan, pusat bisnis dan pertokoan Beurawe serta kawasan sekitar Masjid Raya Baiturrahman.
Dua lokasi lainnya berada di pusat perdagangan Kabupaten Bireuen dan Kota Lhokseumawe. Penempatan di kawasan strategis diharapkan memudahkan pengguna kendaraan listrik untuk aktivitas dalam kota maupun perjalanan antarkota.
Manager Komunikasi dan Tanggung Jawab Sosial Lingkungan PLN UID Aceh, Zulfan M. Jamil, mengatakan proses penyambungan terus dipercepat agar SPKLU dapat segera beroperasi.
“Infrastruktur SPKLU adalah tulang punggung dari ekosistem kendaraan listrik. Kami berkomitmen penuh untuk mengawal proses penyambungan ini secara intensif,” ujar Zulfan di Banda Aceh, Senin, 31 Agustus 2026.
Menurutnya, tim PLN terus berkoordinasi di lapangan untuk memastikan kebutuhan teknis dan jaringan listrik di setiap lokasi dapat diselesaikan dengan baik.
Pembangunan lima SPKLU tersebut merupakan hasil kerja sama PLN dengan PT VGreen Global Charging Station Investment Indonesia. Kolaborasi dengan mitra usaha dinilai penting untuk memperluas infrastruktur kendaraan listrik di Aceh.
Zulfan mengatakan keberadaan SPKLU di lokasi yang mudah diakses masyarakat dapat meningkatkan kenyamanan dan kepercayaan terhadap kendaraan listrik.
“Dengan tersedianya fasilitas pengisian daya di lokasi-lokasi strategis, kami berharap masyarakat semakin nyaman dan yakin untuk menggunakan kendaraan listrik,” katanya.
Untuk mendukung operasionalnya, PLN UID Aceh menyiapkan pasokan listrik berkapasitas 23 kVA hingga 33 kVA pada masing-masing lokasi. Perangkat pengisian menggunakan sistem Direct Current (DC) dengan kapasitas 20 kW hingga 30 kW.
Keandalan pasokan listrik, kata Zulfan, menjadi aspek penting dalam pengembangan transportasi berbasis listrik. PLN akan terus memperkuat sinergi dengan mitra strategis untuk mendukung pengembangan ekosistem kendaraan listrik.
Percepatan penyediaan SPKLU di Aceh diharapkan turut mendorong pertumbuhan kendaraan listrik, memperkuat transisi energi, serta mendukung pencapaian target emisi nol bersih.











