Olahraga

Juara Eropa yang Menaklukkan Dunia

Avatar
×

Juara Eropa yang Menaklukkan Dunia

Sebarkan artikel ini
Spanyol memenangkan Piala Dunia pertama mereka pada 11 Juli 2010 dengan mengalahkan Belanda 1-0 di Afrika Selatan. [Foto: Dok FIFA]

Byklik.com | Atlanta – Sepanjang sejarah sepak bola modern, hanya dua negara yang berhasil menjuarai Piala Dunia FIFA setelah lebih dulu menyandang status sebagai juara bertahan Eropa, yakni Jerman Barat dan Spanyol. Prestasi langka itu menegaskan dominasi keduanya di level kontinental maupun dunia.

Sejak UEFA EURO pertama kali digelar pada 1960, banyak negara berhasil mengangkat trofi Eropa. Namun, hanya Jerman Barat dan Spanyol yang mampu melanjutkan kejayaan tersebut dengan menjuarai Piala Dunia saat masih berstatus juara Eropa.

 

Jerman Barat ukir sejarah pertama

Jerman Barat menjadi negara pertama yang mencatatkan prestasi tersebut setelah menjuarai UEFA EURO 1972 di Belgia. Pada turnamen itu, Gerd Müller tampil gemilang dengan mencetak dua gol di semifinal melawan tuan rumah dan kembali memborong dua gol saat mengalahkan Uni Soviet 3-0 di partai final.

Dua tahun berselang, Jerman Barat menjadi tuan rumah Piala Dunia 1974. Meski sempat dikejutkan kekalahan 0-1 dari Jerman Timur pada fase grup, tim asuhan Helmut Schön bangkit setelah melakukan perubahan komposisi pemain.

Di partai final, Jerman Barat menghadapi Belanda yang diperkuat Johan Cruyff dan dikenal dengan gaya Total Football. Sempat tertinggal lewat penalti Johan Neeskens, tuan rumah membalikkan keadaan melalui gol Paul Breitner dan Gerd Müller untuk menang 2-1 sekaligus meraih gelar Piala Dunia kedua.

Baca Juga  Mbappe Cetak Dwigol, Prancis Melaju ke Babak 32 Besar

Sebanyak 14 pemain menjadi bagian dari skuad juara EURO 1972 dan Piala Dunia 1974, termasuk Franz Beckenbauer, Sepp Maier, Paul Breitner, Uli Hoeness, Hans-Georg Schwarzenbeck, dan Gerd Müller.

Penjaga gawang Jerman Barat, Sepp Maier, mengangkat trofi Piala Dunia setelah timnya mengalahkan Belanda 2-1 pada final Piala Dunia 1974 di Stadion Olimpiade, Munich, Jerman, 7 Juli 1974. [Foto: Bob Thomas Sports Photography/Getty Images)]

Tiki-taka antar Spanyol menuju puncak dunia

Prestasi serupa baru terulang pada 2010 ketika Spanyol menjuarai Piala Dunia setelah sebelumnya menjadi kampiun UEFA EURO 2008.

Di bawah pelatih Luis Aragonés, La Roja memperkenalkan gaya bermain tiki-taka yang mengandalkan penguasaan bola. Gol Fernando Torres ke gawang Jerman memastikan Spanyol menjadi juara Eropa untuk kedua kalinya.

Tongkat estafet kemudian diteruskan Vicente del Bosque yang mempertahankan filosofi permainan tersebut dengan pendekatan lebih seimbang. Sergio Busquets dipasangkan dengan Xabi Alonso untuk memperkuat lini tengah.

Perjalanan Spanyol di Piala Dunia 2010 tidak mudah. Mereka bahkan kalah 0-1 dari Swiss pada laga pembuka sebelum bangkit mengalahkan Honduras dan Cile untuk lolos ke babak gugur sebagai juara grup.

Pada fase gugur, Spanyol menyingkirkan Portugal, Paraguay, dan Jerman dengan skor identik 1-0. Di final melawan Belanda, penampilan gemilang Iker Casillas serta gol Andrés Iniesta pada babak tambahan waktu memastikan kemenangan 1-0 dan menghadirkan gelar Piala Dunia pertama bagi Spanyol.

Baca Juga  Menang Lagi, Rencong Warriors FC di Ambang Juara

Dua tahun kemudian, Del Bosque kembali membawa Spanyol menjuarai UEFA EURO 2012 sehingga menjadi negara pertama yang sukses mempertahankan gelar Eropa.

Sebanyak 15 pemain menjadi bagian dari skuad juara EURO 2008 dan Piala Dunia 2010, termasuk Casillas, Carles Puyol, Sergio Ramos, Xavi Hernández, Andrés Iniesta, dan Joan Capdevila.

Prancis dan Italia

Prancis juga pernah memegang gelar Piala Dunia dan EURO secara bersamaan. Namun, urutannya berbeda karena Les Bleus lebih dahulu menjadi juara dunia pada 1998 sebelum menjuarai UEFA EURO 2000.

Sementara itu, Italia telah meraih empat gelar Piala Dunia pada 1934, 1938, 1982, dan 2006 serta dua gelar UEFA EURO pada 1968 dan 2020. Meski demikian, Gli Azzurri tidak pernah menjuarai Piala Dunia sebagai juara bertahan Eropa.

Hingga kini, Jerman Barat dan Spanyol tetap menjadi dua negara yang mampu menaklukkan Eropa sekaligus dunia secara beruntun, sebuah pencapaian yang masih sulit ditandingi dalam sejarah sepak bola internasional.