Berita Utama

BNPB Resmikan Huntap Pascakonflik di Flores Timur

Bambang Iskandar Martin
×

BNPB Resmikan Huntap Pascakonflik di Flores Timur

Sebarkan artikel ini
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Letjen TNI Dr. Suharyanto, meresmikan bantuan penanganan pascakonflik sosial di Kecamatan Adonara Barat, Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), Kamis, 16 Juli 2026. (Foto: BNPB)

Byklik.com | Flores Timur – Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Letjen TNI Dr. Suharyanto, meresmikan bantuan penanganan pascakonflik sosial di Kecamatan Adonara Barat, Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), Kamis, 16 Juli 2026.

Bantuan tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah mempercepat pemulihan kehidupan masyarakat yang terdampak konflik sosial di wilayah tersebut.

Peresmian yang berlangsung di Kantor Kecamatan Adonara Barat itu dihadiri Ketua DPRD Flores Timur, Wakil Bupati Flores Timur, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), tokoh masyarakat, warga setempat, serta perwakilan kementerian dan lembaga terkait.

Dalam kesempatan tersebut, Suharyanto secara simbolis menyerahkan bantuan berupa 52 unit hunian tetap yang dibangun di Desa Bugalima serta dua unit sumur bor untuk memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat. Fasilitas tersebut diharapkan dapat mendukung pemulihan kehidupan warga sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan dasar di kawasan terdampak konflik.

Baca Juga  Angka Kemiskinan Aceh Turun Menjadi 12,64 Persen

Selain meresmikan bantuan fisik, kegiatan juga diwarnai pembacaan ikrar damai dan pertukaran cinderamata berupa sarung antara tokoh masyarakat Ilepati dan Bugalima sebagai simbol rekonsiliasi serta komitmen bersama dalam menjaga perdamaian di Adonara Barat.

Kepala (BNPB), Letjen TNI Dr. Suharyanto, menyerahkan 52 paket bantuan kepada penghuni huntap pascakonflik sosial di Kecamatan Adonara Barat, Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), Kamis, 16 Juli 2026. (Foto: BNPB)

BNPB turut menyalurkan bantuan logistik kepada para penerima manfaat. Bantuan tersebut meliputi 52 paket sembako, 52 kasur lipat, 52 selimut, 52 matras, 52 paket perlengkapan dapur beserta kompor minyak, 52 paket perlengkapan kebersihan (hygiene kit), serta paket makanan ringan bagi anak-anak.

Usai acara peresmian, Kepala BNPB bersama rombongan meninjau langsung lokasi hunian tetap dan sumur bor di Desa Bugalima guna memastikan fasilitas yang telah dibangun dapat dimanfaatkan oleh masyarakat sebagai bagian dari program pemulihan pascakonflik sosial.

Baca Juga  BNPB: 167 Huntap Korban Banjir di Bireuen Hampir Rampung

Program tersebut merupakan bentuk komitmen pemerintah pusat melalui BNPB dalam mempercepat rehabilitasi dan rekonstruksi kawasan terdampak konflik sekaligus menciptakan kondisi yang aman, damai, dan kondusif bagi masyarakat.

Ketua DPRD Flores Timur, Wakil Bupati Flores Timur, jajaran Forkopimda, serta para tokoh masyarakat menyampaikan apresiasi atas respons cepat BNPB dalam mendukung pemulihan pascakonflik sosial di Adonara Barat. Mereka berharap sinergi antara pemerintah pusat dan daerah terus berlanjut sehingga proses pemulihan dapat berjalan optimal dan masyarakat dapat kembali menjalani kehidupan secara normal.***