Byklik.com | Banda Aceh – PT Pembangunan Aceh (Perseroda) atau PEMA terus memperkuat pasar internasional bagi Kopi Arabika Gayo melalui ekspor ke Amerika Serikat sebagai bagian dari strategi memperluas akses pasar global dan meningkatkan daya saing komoditas unggulan Aceh.
Keberhasilan pengiriman Kopi Arabika Gayo Grade 1 Triple Pick ke Amerika Serikat menjadi ekspor kedua yang dilakukan PEMA. Langkah ini sekaligus menegaskan konsistensi perusahaan dalam mengembangkan bisnis perdagangan internasional berbasis komoditas unggulan daerah.
Ekspor tersebut juga mencerminkan semakin tingginya kepercayaan pasar global terhadap kualitas Kopi Gayo yang selama ini dikenal sebagai salah satu kopi terbaik di dunia.
Direktur Utama PT PEMA, Mawardi Nur, mengatakan keberlanjutan ekspor ini menjadi bukti bahwa produk unggulan Aceh semakin diterima di pasar internasional.
“Alhamdulillah, kami telah menyelesaikan ekspor kedua Kopi Arabika Gayo ke Amerika Serikat. Ini menunjukkan bahwa kepercayaan dan dukungan menjadi pondasi kuat dalam menjaga nilai dan konsistensi perusahaan untuk terus tumbuh dan berkembang,” kata Mawardi Nur, Selasa, 14 Juli 2026.
Menurut Mawardi, keberhasilan tersebut juga membuktikan bahwa badan usaha milik daerah mampu bersaing di pasar internasional dengan menghadirkan produk-produk unggulan Aceh yang memiliki kualitas tinggi.
Ia menegaskan, penguatan ekspor merupakan bagian dari komitmen PEMA untuk meningkatkan nilai tambah komoditas unggulan Aceh sekaligus memperluas pangsa pasar internasional.
Selain itu, ekspor diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan petani kopi, memperkuat rantai nilai komoditas lokal, serta memberikan kontribusi yang lebih besar terhadap pertumbuhan ekonomi Aceh.
“Kami akan terus memperkuat sektor trading dengan membuka peluang pasar baru, menjaga kualitas produk, serta membangun kolaborasi yang berkelanjutan agar komoditas Aceh memiliki daya saing yang semakin kuat di pasar internasional,” ujar Mawardi.
Melalui strategi ekspor yang berkelanjutan, PEMA optimistis Kopi Arabika Gayo akan semakin dikenal di berbagai negara sekaligus memperkuat posisi Aceh sebagai salah satu daerah penghasil kopi premium di pasar dunia.











