Byklik.com | Redelong – Menteri Pekerjaan Umum (PU) Republik Indonesia, Dody Hanggodo, meninjau langsung kondisi Jalan dan Jembatan Tajuk Enang-Enang di Kampung Alur Cincin, Kecamatan Pintu Rime Gayo, Kabupaten Bener Meriah, Rabu, 8 Juli 2026.
Kunjungan kerja tersebut dilakukan untuk memastikan percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi infrastruktur pascabencana hidrometeorologi sekaligus menyiapkan pembangunan tiga jembatan baru di Aceh.
Kedatangan Menteri PU disambut Bupati Bener Meriah, Tagore Abubakar, bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Bener Meriah. Turut mendampingi dalam peninjauan itu Deputi Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Mayjen TNI Asep Setia Gunawan, Wakapolres Bener Meriah Kompol Dr. Syabirin, S.H., M.Si., serta pejabat dari Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN), Kementerian PU, Pemerintah Aceh, dan Pemerintah Kabupaten Bener Meriah.
Setelah tiba di Bandara Rembele, rombongan langsung menuju lokasi Jembatan Tajuk Enang-Enang yang menjadi salah satu infrastruktur vital penghubung aktivitas masyarakat dan distribusi logistik di kawasan tersebut.
Jembatan tersebut mengalami kerusakan akibat bencana hidrometeorologi. Meski demikian, akses transportasi masih dapat dimanfaatkan berkat perbaikan sementara yang dilakukan secara swadaya oleh masyarakat setempat.
Di hadapan masyarakat, Menteri Dody Hanggodo mengapresiasi semangat gotong royong warga yang berinisiatif memperbaiki jalan dan jembatan demi menjaga konektivitas wilayah.
“Saya mendukung dan mengapresiasi apa yang telah diupayakan masyarakat terkait pembangunan jalan dan jembatan Tajuk Enang-Enang saat ini,” ujar Dody.
Menurutnya, kepedulian masyarakat menjadi modal penting dalam menjaga kelancaran mobilitas warga selama proses penanganan infrastruktur oleh pemerintah berlangsung.
Dalam kesempatan tersebut, Dody juga mengungkapkan rencana pemerintah pusat untuk meningkatkan konektivitas di kawasan tengah Aceh melalui pembangunan tiga jembatan pada ruas Takengon–Bireuen yang ditargetkan mulai dikerjakan pada 2027.
Tiga jembatan yang masuk dalam rencana pembangunan tersebut meliputi Jembatan Tajuk Enang-Enang, Jembatan Werlah, dan Jembatan Layang. Kehadiran infrastruktur baru itu diharapkan mampu meningkatkan keselamatan pengguna jalan, memperlancar distribusi logistik, serta memperkuat konektivitas antarwilayah di Aceh.
Bupati Bener Meriah, Tagore Abubakar, menyambut baik komitmen pemerintah pusat dalam mempercepat pembangunan infrastruktur di daerahnya. Menurutnya, pembangunan tiga jembatan tersebut akan menjadi solusi jangka panjang bagi masyarakat yang selama ini bergantung pada akses jalan tersebut.
Ia berharap proses pembangunan dapat segera direalisasikan sehingga mampu mempercepat pemulihan wilayah pascabencana, meningkatkan aksesibilitas masyarakat, serta mendorong pertumbuhan ekonomi di
Kabupaten Bener Meriah.
Kunjungan kerja Menteri PU menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam memastikan pembangunan infrastruktur berjalan tepat sasaran, sekaligus memperkuat ketahanan wilayah terhadap dampak bencana di masa mendatang.***











