Uncategorized

ATM BPOM Aceh Permudah Layanan Obat dan Makanan Digital

Avatar
×

ATM BPOM Aceh Permudah Layanan Obat dan Makanan Digital

Sebarkan artikel ini
BBPOM Aceh rapat dengan DPMPTSP Banda Aceh dan berkomitmen meningkatkan kualitas pelayanan publik yang mudah diakses, cepat, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat, Sabtu, 27 Juni 2026 [Foto: BPOM Aceh]

Byklik.com | Banda Aceh – Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Banda Aceh terus memperkuat transformasi pelayanan publik melalui pengembangan inovasi layanan digital ATM BPOM Aceh. Inovasi ini dihadirkan untuk memudahkan masyarakat mengakses berbagai layanan dan informasi terkait pengawasan obat dan makanan secara cepat, mudah, dan mandiri.

Komitmen tersebut disampaikan dalam Rapat Evaluasi Pelayanan Mal Pelayanan Publik (MPP) Kota Banda Aceh yang berlangsung di Ruang Rapat Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Banda Aceh, Sabtu, 27 Juni 2026.

Rapat tersebut tidak hanya menjadi forum evaluasi kinerja pelayanan publik, tetapi juga menjadi ajang perkenalan jajaran pimpinan baru DPMPTSP Kota Banda Aceh serta sosialisasi metode evaluasi terbaru yang akan digunakan untuk mengukur efektivitas dan kualitas pelayanan secara lebih komprehensif.

Dalam kesempatan itu, BBPOM Aceh diwakili Ketua Tim Program Prioritas Nasional Bidang Informasi dan Komunikasi, Desi Ariyanti Ningsih, yang memaparkan hasil evaluasi pelayanan sekaligus berbagai langkah strategis yang telah dilakukan untuk menjaga kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Baca Juga  Mahasiswa Ikuti Simulasi Bencana, Tingkatkan Kesiapsiagaan Dini

Desi menjelaskan, sepanjang 2026 BBPOM Aceh menghadapi tantangan berupa keterbatasan jumlah personel operasional sehingga kehadiran petugas secara fisik di gerai layanan Mal Pelayanan Publik tidak dapat dilakukan setiap hari.

Meski demikian, lanjutnya, kondisi tersebut tidak mengurangi komitmen BBPOM Aceh dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

“Kami berkomitmen memastikan masyarakat tetap memperoleh akses layanan yang mudah dan cepat,” ujar Desi dalam keterangan resminya.

Sebagai solusi atas keterbatasan tersebut, BBPOM Aceh mengembangkan inovasi ATM BPOM Aceh, yaitu layanan publik berbasis teknologi digital yang memungkinkan masyarakat memperoleh berbagai layanan dan informasi pengawasan obat dan makanan secara mandiri maupun dari lokasi yang berbeda.

Baca Juga  PKL Dominasi Pelanggaran Ketertiban di Banda Aceh

Menurut Desi, kehadiran layanan digital tersebut diharapkan mampu meningkatkan kemudahan akses masyarakat terhadap layanan BBPOM tanpa harus bergantung pada kehadiran petugas di lokasi pelayanan.

“Melalui ATM BPOM Aceh, masyarakat dapat mengakses berbagai layanan secara lebih fleksibel sehingga keterbatasan sumber daya manusia tidak menjadi hambatan dalam menghadirkan pelayanan publik yang berkualitas,” katanya.

Selain memperluas akses pelayanan, inovasi tersebut juga menjadi bagian dari komitmen BBPOM Aceh dalam mendukung transformasi pelayanan publik berbasis digital yang lebih efektif, efisien, transparan, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

Melalui pengembangan layanan digital ini, BBPOM Aceh berharap masyarakat semakin mudah memperoleh informasi maupun layanan terkait pengawasan obat dan makanan, sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap kualitas pelayanan pemerintah di era transformasi digital.