Byklik.com | Banda Aceh – Seorang jemaah haji asal Kabupaten Aceh Timur yang tergabung dalam Kelompok Terbang (Kloter) 7 Embarkasi Aceh dilaporkan meninggal dunia saat dalam perjalanan pulang dari Madinah menuju Indonesia. Jemaah tersebut mengembuskan napas terakhir ketika pesawat yang ditumpanginya hampir tiba di Bandara Sultan Iskandar Muda (SIM), Aceh Besar.
Ketua Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi/Debarkasi Aceh, Arijal, membenarkan kabar duka tersebut. Jemaah yang wafat diketahui bernama Aisyah Abdullah Nanggroe binti Abdullah Nanggroe (92), warga Kabupaten Aceh Timur.
“Almarhumah berangkat bersama Kloter 7 dari Bandara Pangeran Mohammad bin Abdulaziz, Madinah. Dalam perjalanan menuju Tanah Air, Aisyah dinyatakan meninggal dunia pada Senin, 21 Juni 2026 pukul 10.20 WIB di dalam pesawat,” ujar Arijal.
Menurutnya, almarhumah telah menuntaskan seluruh rangkaian ibadah haji sebelum mengikuti proses pemulangan bersama jemaah Kloter 7 menuju Aceh.
Setelah pesawat mendarat di Bandara Sultan Iskandar Muda, jenazah almarhumah langsung dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah dr. Zainoel Abidin (RSUDZA) Banda Aceh untuk penanganan lebih lanjut.
PPIH Embarkasi/Debarkasi Aceh turut menyampaikan belasungkawa atas wafatnya jemaah tersebut dan mendoakan agar almarhumah memperoleh tempat terbaik di sisi Allah SWT.
“Innalillahi wa inna ilaihi raji’un. Semoga almarhumah husnul khatimah dan seluruh amal ibadahnya diterima Allah SWT,” kata Arijal.
Dengan bertambahnya satu jemaah yang meninggal dunia dalam perjalanan pulang, jumlah jemaah haji Embarkasi Aceh yang wafat selama penyelenggaraan ibadah haji 1447 H/2026 M menjadi 16 orang. Dari jumlah tersebut, 15 jemaah meninggal dunia di Tanah Suci, sedangkan satu orang wafat saat perjalanan kembali ke Indonesia.
Arijal berharap seluruh jemaah yang masih berada di Arab Saudi maupun yang sedang dalam proses pemulangan senantiasa diberikan kesehatan, keselamatan, serta dapat kembali ke daerah masing-masing dengan selamat.
“Semoga seluruh jemaah yang masih menjalani rangkaian pemulangan selalu dalam lindungan Allah SWT dan dapat berkumpul kembali dengan keluarga dalam keadaan sehat,” tutupnya.











