Humaniora

MPU Aceh Minta Perempuan Utamakan Keamanan Saat Nobar

Raudhatul
×

MPU Aceh Minta Perempuan Utamakan Keamanan Saat Nobar

Sebarkan artikel ini
Ketua Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Aceh, Tgk. H. Faisal Ali. [Foto: MPU Aceh]

Byklik.com | Banda Aceh – Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Aceh mengingatkan perempuan agar mengutamakan aspek keamanan dan kenyamanan saat mengikuti kegiatan nonton bareng (nobar) pertandingan Piala Dunia, terutama karena sebagian laga berlangsung hingga larut malam dan dini hari.

Ketua MPU Aceh, Tgk H. Faisal Ali, mengatakan menonton pertandingan sepak bola pada dasarnya diperbolehkan selama tidak melalaikan kewajiban serta tidak disertai aktivitas yang bertentangan dengan syariat Islam dan norma sosial yang berlaku.

“Bagi perempuan yang ingin menonton bola, sebaiknya memilih tempat yang nyaman dan aman. Kalau bisa di lokasi yang memang diperuntukkan bagi perempuan atau menonton bersama keluarga di rumah. Itu lebih selamat dan keamanan lebih terjaga,” kata Faisal Ali, Sabtu, 13 Juni 2026.

Baca Juga  Bupati Aceh Barat Buka PKU, Cetak Kader Ulama Lawan Narkoba

Menurutnya, meningkatnya antusiasme masyarakat menyambut Piala Dunia diperkirakan akan diikuti maraknya kegiatan nobar di berbagai tempat. Namun, perbedaan zona waktu membuat sejumlah pertandingan digelar hingga larut malam sehingga perlu menjadi perhatian khusus.

Ia menegaskan bahwa keamanan merupakan tanggung jawab bersama. Karena itu, masyarakat diminta mempertimbangkan dengan baik lokasi yang dipilih agar tetap aman dan tidak bertentangan dengan nilai-nilai yang berlaku di Aceh.

“Keamanan harus kita jaga bersama. Kita sendiri yang paling memahami tempat mana yang aman, nyaman, dan tidak bertentangan dengan kearifan lokal maupun syariat Islam,” ujarnya.

MPU Aceh juga menyarankan agar perempuan yang memutuskan mengikuti nobar tidak datang sendirian. Menonton bersama keluarga, kerabat, atau teman yang terpercaya dinilai dapat meminimalkan risiko yang tidak diinginkan.

Baca Juga  Infantino Tak Menyesal Pilih AS Jadi Tuan Rumah Piala Dunia

Selain itu, lokasi nobar sebaiknya berada di lingkungan yang aman, mudah dijangkau, serta memiliki pengawasan yang memadai sehingga masyarakat dapat menikmati pertandingan dengan nyaman.

Faisal Ali berharap masyarakat tetap menjadikan keselamatan, ketertiban, dan kepatuhan terhadap syariat Islam sebagai prioritas di tengah euforia menyaksikan ajang sepak bola dunia tersebut.

“Silakan menikmati pertandingan, tetapi jangan mengabaikan faktor keamanan, kenyamanan, dan nilai-nilai yang berlaku di Aceh,” katanya.

Ia menambahkan, semangat mendukung tim favorit dan menikmati pertandingan Piala Dunia dapat berjalan seiring dengan upaya menjaga ketertiban serta keamanan di lingkungan masyarakat.