Byklik.com | Jakarta – Tunggal putra Indonesia Alwi Farhan melaju ke babak 16 besar Indonesia Open 2026 setelah mengalahkan wakil India Lakshya Sen dalam dua gim langsung 21-19 dan 21-16 di Istora Senayan, Jakarta, Selasa, 2 Juni 2026.
Kemenangan tersebut mengantarkan Alwi menghadapi sesama wakil Indonesia, Jonatan Christie, pada babak 16 besar. Pertemuan keduanya diprediksi menjadi salah satu laga menarik karena mempertemukan pemain muda dengan salah satu andalan senior tunggal putra Merah Putih.
Alwi mengaku bersyukur dapat mengawali turnamen dengan kemenangan meski harus menghadapi kelelahan fisik dan mental setelah menjalani rangkaian turnamen beruntun di kawasan Asia Tenggara.
“Selalu senang, bangga, dan excited bisa bermain kembali di Istora. Ini sesuatu yang saya rindukan. Secara fisik dan mental pasti capek, tapi saya mencoba mendorong diri saya agar keinginan menang lebih besar,” ujar Alwi.
Pebulu tangkis berusia 21 tahun itu mengatakan tantangan terbesarnya pada laga kali ini justru datang dari kondisi tubuh dan pikirannya sendiri. Alwi baru saja tampil hingga semifinal Singapore Open sebelum kembali ke Indonesia untuk mempersiapkan diri menghadapi Indonesia Open.
“Tantangannya lebih ke pikiran dan badan. Saya habis main semifinal hari Sabtu malam, lalu besoknya langsung pulang ke Indonesia dan mempersiapkan semuanya. Tapi alhamdulillah saya bisa menang dan menjalankan instruksi pelatih dengan baik,” katanya.
Menghadapi Jonatan Christie pada babak berikutnya, Alwi memilih fokus menampilkan permainan terbaik dan tidak ingin terbebani oleh status lawan yang lebih senior.
“Mungkin lusa saya akan bertemu Koh Jonatan. Saya harap siapa pun yang memenangkan pertandingan nanti bisa melangkah jauh bahkan menjadi juara Indonesia Open,” ujarnya.
Alwi juga mengapresiasi penyelenggaraan Indonesia Open 2026 yang dinilainya berjalan sangat baik, termasuk dukungan pelatih dan tim pendukung yang terus memberikan motivasi kepada para atlet.
Menurutnya, prestasi terbaik di lapangan menjadi bentuk apresiasi paling nyata yang dapat diberikan para pemain kepada publik dan seluruh pihak yang telah mendukung penyelenggaraan turnamen bergengsi tersebut.











