Olahraga

Dudung Resmi Buka Football Seven League Nasional

Avatar
×

Dudung Resmi Buka Football Seven League Nasional

Sebarkan artikel ini
Ketua Umum Indonesia Football Seven Federation sekaligus Kepala Staf Kepresidenan Republik Indonesia, Jenderal TNI (Purn) Prof. Dr. Dudung Abdurachman, secara resmi membuka Football Seven League di Brilian Stadium, Jakarta, pada Sabtu, 2 Mei 2026. [Foto: KSP]

Byklik.com | Jakarta – Ketua Umum Indonesia Football Seven Federation yang juga Kepala Staf Kepresidenan RI, Jenderal TNI (Purn) Prof. Dr. Dudung Abdurachman, resmi membuka Football Seven League di Brilian Stadium, Jakarta.

Kompetisi ini menjadi bagian dari strategi membangun ekosistem sepak bola tujuh orang sekaligus menjaring talenta terbaik untuk memperkuat Tim Nasional Football Seven Indonesia.

“Hari ini adalah momen penting. Kita membuka Football Seven League, bukan sekadar pertandingan, tetapi tentang mimpi, perjuangan, dan masa depan sepak bola Indonesia,” ujar Dudung, Sabtu, 2 Mei 2026.

Sebanyak 26 klub ambil bagian dalam liga ini setelah melewati proses seleksi ketat melalui sistem kualifikasi, promosi, dan degradasi dari ribuan klub di seluruh Indonesia. Kompetisi terbagi dalam tiga kategori utama, yakni liga komunitas dan profesional, Corporate Super League antar perusahaan, serta liga khusus wanita.

Baca Juga  Diogo Jota Meninggal, Liverpool FC dan Ronaldo Sampaikan Pesan Duka

“Ini menunjukkan Football Seven dibangun dengan fondasi serius, terbuka, dan berkelanjutan. Ini penyelenggaraan keempat dan setiap tahun terus berkembang,” katanya.

Dudung menegaskan, ajang ini tidak hanya bersifat nasional, tetapi juga diproyeksikan untuk menembus level internasional. Ia menargetkan lahirnya pemain-pemain unggul yang mampu tampil di Kejuaraan Dunia Football Seven di Milan, Italia, pada 2027.

“Masa kita tidak bisa mendapatkan tujuh orang terbaik dari sekian juta penduduk Indonesia untuk tampil di pentas dunia,” tegasnya.

Sebagai bagian dari peningkatan kualitas, Football Seven Indonesia menghadirkan mantan pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, sebagai penasihat pelatih tim nasional.

Dudung menyampaikan pesan Shin Tae-yong terkait pengembangan pemain. Menurutnya, kemampuan teknis pemain Indonesia sudah baik, namun masih perlu penguatan pada aspek disiplin dan mental.

Baca Juga  Pemerintah Alokasikan Rp14,1 Triliun Revitalisasi 11.744 Sekolah

“Pesan dari Shin Tae-yong, yang pertama disiplin, kedua mental. Ini yang harus terus kita bangun,” ujarnya.

Ke depan, proses penjaringan pemain tidak hanya terpusat di Jakarta. Tim pencari bakat akan menjangkau berbagai daerah untuk memastikan keterwakilan talenta dari seluruh Indonesia. Saat ini kompetisi telah berjalan di lebih dari 10 kota dan ditargetkan berkembang hingga 50 kota melalui sistem regional.

“Ini bukan sekadar ekspansi, tetapi gerakan nasional untuk membuka akses dan menciptakan ekosistem sepak bola yang inklusif,” kata Dudung.

Ia berharap Football Seven League menjadi ruang bagi lahirnya pemain berkualitas sekaligus memperkuat daya saing Indonesia di level global.

“Kita tidak hanya bermain, kita sedang membangun masa depan sepak bola Indonesia,” tutupnya.