Berita Utama

Pemkab Aceh Tengah Perluas Layanan Cuci Darah bagi Warga

Bambang Iskandar Martin
×

Pemkab Aceh Tengah Perluas Layanan Cuci Darah bagi Warga

Sebarkan artikel ini
Bupati Aceh Tengah, Haili Yoga bersama perwakilan PT Nadi Lambang Teknologi Indonesia, Mitha Soelaiman, menandatangani nota kesepahaman (MoU) penempatan mesin hemodialisis (cuci darah) di RSUD Datu Beru Takengon, Sabtu, 2 Mei 2026. (Foto: Prokopim Aceh Tengah)

Byklik.com | Takengon – Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah terus berupaya meningkatkan kualitas layanan kesehatan bagi masyarakat. Salah satu langkah yang ditempuh yakni melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara RSUD Datu Beru Takengon dan PT Nadi Lambang Teknologi Indonesia terkait penempatan mesin hemodialisis (cuci darah).

Penandatanganan kerja sama tersebut berlangsung di Pendopo Bupati Aceh Tengah, Sabtu, 2 Mei 2026, dan dipimpin langsung oleh Bupati Aceh Tengah, Haili Yoga.

Kerja sama ini merupakan langkah strategis dalam memperkuat layanan kesehatan, khususnya bagi pasien penderita penyakit ginjal yang membutuhkan terapi hemodialisis. Dengan penambahan mesin serta rencana pembangunan gedung baru, kapasitas layanan cuci darah di RSUD Datu Beru Takengon diproyeksikan meningkat secara signifikan.

Baca Juga  Aceh Tengah Pertama Rampungkan SK BNBA Bantuan Rumah

Bupati Haili Yoga menyampaikan bahwa saat ini jumlah mesin hemodialisis telah bertambah menjadi enam hingga tujuh unit. Ke depan, jumlah tersebut direncanakan meningkat hingga sekitar 30 unit seiring pembangunan fasilitas baru. Upaya ini diharapkan dapat mengurangi antrean pasien yang selama ini cukup panjang.

“Dengan penambahan fasilitas ini, masyarakat Aceh Tengah yang membutuhkan layanan cuci darah tidak perlu lagi dirujuk ke luar daerah seperti Lhokseumawe, Bireuen, maupun Banda Aceh,” ujar Haili Yoga.

Ia menambahkan, pemerintah daerah berkomitmen menghadirkan pelayanan kesehatan yang optimal melalui berbagai kerja sama strategis. Menurutnya, kesehatan merupakan hal yang sangat berharga sehingga peningkatan layanan harus terus diupayakan.

Baca Juga  Pemerintah Gulirkan Paket Stimulus Ekonomi Senilai Rp24,44 Triliun

“Kami berharap kerja sama ini dapat menjadi solusi bagi masyarakat, khususnya pasien yang selama ini harus dirujuk ke luar daerah untuk menjalani cuci darah,” katanya.

Sementara itu, perwakilan PT Nadi Lambang Teknologi Indonesia, Mitha Soelaiman, menyampaikan harapannya agar kerja sama tersebut dapat memberikan dampak positif bagi peningkatan kualitas layanan kesehatan, terutama dalam mengurangi antrean pasien hemodialisis.

Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan sarana dan prasarana kesehatan guna mendukung pelayanan yang lebih baik bagi masyarakat.***