Byklik.com | Jantho – Badan Usaha Milik Gampong (BUMG) Maju Sejahtera di Gampong Leu Ue, Kecamatan Darul Imarah, Kabupaten Aceh Besar, menunjukkan perkembangan signifikan dan menjadi motor penggerak ekonomi masyarakat setempat.
Gampong Leu Ue yang berjarak sekitar 3 kilometer dari perbatasan Kota Banda Aceh memiliki luas wilayah 66 hektare dengan jumlah penduduk 2.138 jiwa atau 647 kepala keluarga. Sebelumnya, kondisi ekonomi masyarakat didominasi kelompok berpenghasilan rendah, namun kini mulai membaik seiring berkembangnya usaha berbasis gampong.
BUMG Maju Sejahtera saat ini mengelola tiga unit usaha utama, yakni pasar mini, penggemukan sapi, serta simpan pinjam perempuan. Ketiga sektor ini dinilai mampu mendorong peningkatan kesejahteraan warga secara bertahap.
Keberhasilan tersebut mendapat perhatian dari Tenaga Ahli Program Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa (P3MD) Kemendesa PDT Provinsi Aceh, Zulfahmi Hasan, yang melakukan kunjungan bersama Koordinator Pendamping Desa Aceh Besar A. Basir A. Jalil dan Ermiza, serta didampingi Dinas Pemberdayaan Masyarakat Gampong (DPMG) Aceh Besar.
Zulfahmi mengapresiasi capaian BUMG Leu Ue yang dinilai memiliki potensi besar untuk terus dikembangkan.
“Kami pertama kali ke Gampong Leu Ue dan melihat kondisi riilnya, sungguh luar biasa. Potensi yang ada sangat besar untuk dikembangkan,” ujarnya, Rabu, 29 April 2026.
Ia menjelaskan, unit usaha penggemukan sapi yang bersumber dari Dana Desa 20 persen tahun 2025, program simpan pinjam perempuan dengan modal mencapai Rp80 juta dan tingkat pengembalian 98 persen, serta pasar mini yang beroperasi setiap hari menjadi indikator keberhasilan pengelolaan ekonomi gampong.
Zulfahmi juga menilai kehadiran program nasional Koperasi Desa Merah Putih dapat memperkuat peran BUMG sebagai pilar ekonomi desa.
“Kehadiran program ini akan menjadi mitra strategis dalam meningkatkan potensi ekonomi gampong,” katanya.
Ia menambahkan, BUMG perlu melalui proses pemeringkatan sesuai arahan Kementerian Desa agar lebih mudah menjalin kemitraan dan mengakses permodalan.
Sementara itu, Kepala Bidang Pemberdayaan Usaha dan Ekonomi DPMG Aceh Besar, Ikhsan, menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk terus melakukan pembinaan dan mendukung pengembangan BUMG.
“Kami memiliki penilaian yang sama, BUMG Leu Ue ini sangat potensial dan akan terus kami dukung,” ujarnya.
Koordinator Pendamping Desa Aceh Besar A. Basir A. Jalil bersama Ermiza juga menyatakan akan terus mengawal pengembangan BUMG melalui pendampingan aktif, mulai dari pemantauan hingga fasilitasi kebutuhan usaha.
Keuchik Gampong Leu Ue, Yusri, menyebut capaian tersebut merupakan hasil kerja sama seluruh elemen masyarakat.
“Kehadiran berbagai pihak menjadi semangat baru bagi warga dalam mengembangkan BUMG sebagai wadah peningkatan ekonomi,” katanya.
Dengan sinergi antara pemerintah, pendamping, dan masyarakat, BUMG Maju Sejahtera diharapkan terus berkembang sebagai model pemberdayaan ekonomi gampong yang berkelanjutan di Aceh Besar.











