Berita Utama

Mensos Pastikan Pembelajaran SRMA 32 Lampung Selatan Berjalan Optimal

Bambang Iskandar Martin
×

Mensos Pastikan Pembelajaran SRMA 32 Lampung Selatan Berjalan Optimal

Sebarkan artikel ini
Menteri Sosial Saifullah Yusuf, dialog bersama siswa, guru, serta tenaga kependidikan di lingkungan BPSDM Lampung Selatan, Minggu, 26 April 2026. (Foto: Kemensos)

Byklik.com | Lampung Selatan – Menteri Sosial Saifullah Yusuf menyatakan proses pembelajaran di Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) 32 Lampung Selatan berjalan optimal meski masih menempati gedung sementara.

Hal tersebut disampaikan usai kunjungan kerja dan dialog bersama siswa, guru, serta tenaga kependidikan di lingkungan BPSDM Lampung Selatan, Minggu, 26 April 2026.

Kunjungan tersebut turut dihadiri Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela, Kepala Dinas Sosial Provinsi Lampung Aswarodi, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung Thomas Amirico, Kepala BPSDM Lampung Alhusnuriski, serta akademisi Prof. Mukri.

Dalam sambutannya, Saifullah Yusuf yang akrab disapa Gus Ipul menyampaikan bahwa proses pembelajaran di SRMA 32 telah berjalan baik sejak tahap perintisan hingga saat ini. Ia menilai berbagai tantangan pada awal pelaksanaan dapat diatasi melalui kolaborasi berbagai pihak.

Baca Juga  Kemensos dan Kemendiktisaintek Siapkan Beasiswa bagi Lulusan Sekolah Rakyat

Gus Ipul menekankan pentingnya pelaksanaan pendidikan yang mengedepankan empati serta mengikuti prosedur yang telah ditetapkan. Menurutnya, para siswa memiliki latar belakang beragam, mulai dari yang pernah putus sekolah hingga yang mengalami kesulitan mengikuti pembelajaran formal.

“Pendekatan empati sangat penting karena siswa memiliki latar belakang berbeda. Namun, dengan pendampingan yang tepat, proses adaptasi dapat berjalan dengan baik,” ujarnya.

Baca Juga  Mensos Salurkan Bantuan Tahap II di Aceh Tamiang

Sementara itu, pembangunan gedung permanen SRMA 32 Lampung Selatan saat ini telah mencapai progres lebih dari 20 persen. Pemerintah menargetkan seluruh kegiatan belajar mengajar akan dipindahkan ke fasilitas permanen tersebut setelah pembangunan selesai.

Gus Ipul menambahkan, kondisi pembelajaran yang semakin stabil serta meningkatnya kenyamanan bagi guru, kepala sekolah, dan siswa menjadi modal penting dalam pengembangan program Sekolah Rakyat ke depan.

Program ini diharapkan dapat menjadi solusi dalam memperluas akses pendidikan bagi masyarakat, khususnya kelompok rentan, sekaligus mendorong terciptanya sistem pendidikan yang inklusif dan berkelanjutan.***