HeadlineNasional

Teungku Habibi Nawawi asal Aceh Barat Sabet Juara 1 AKSI Indosiar

Avatar
×

Teungku Habibi Nawawi asal Aceh Barat Sabet Juara 1 AKSI Indosiar

Sebarkan artikel ini
Teungku Habibi Nawawi asal Aceh Barat yang resmi menyabet gelar juara pertama Akademi Sahur Indonesia (AKSI) Indosiar 2026
Teungku Habibi Nawawi asal Aceh Barat yang resmi menyabet gelar juara pertama Akademi Sahur Indonesia (AKSI) Indosiar 2026. 📷: Dok. tangkapan layar kanal YouTube Indosiar

ByKlik.com | Jakarta — Teungku Habibi Nawawi resmi menyabet gelar juara pertama Akademi Sahur Indonesia (AKSI) Indosiar 2026. Peserta asal Aceh Barat ini memenangkan kompetisi tersebut pada Jumat, 20 Maret 2026 dini hari.

Habibi mengalahkan dua finalis lainnya di babak Top 3 melalui perolehan skor gabungan tertinggi, yaitu 790. Ia berhasil mengungguli Muhammad Kamal (785) dari Yogyakarta dan Isninda Nur Masithoh (784) asal Jawa Tengah.

Pada malam Grand Final, Habibi membawakan tema dakwah “Moderasi Beragama dalam Bingkai Syariat”. Penampilan retorika yang tenang serta lantunan ayat suci Al-Qur’an miliknya memukau seluruh juri.

Baca Juga  Niswatul Khaira Raih Juara 1 Lomba Poster Tingkat Internasional

Seluruh dewan juri memberikan apresiasi berupa standing ovation atas kedalaman materi dakwah tersebut. Salah satu juri senior memuji kemampuan penjiwaan Habibi yang sangat mendalam.

“Habibi memiliki paket lengkap. Ia tidak hanya pandai bicara, tapi penjiwaannya sangat dalam. Ada ketulusan yang sampai ke hati pendengar,” ujar salah satu juri dalam tayangan di kanal YouTube Indosiar.

Selain penampilan final, Habibi menunjukkan konsistensi tinggi sejak tahap awal kompetisi dimulai. Ia memimpin perolehan nilai di Kloter 1 Gua Hira saat babak Top 12.

Kemudian, pria asal Gampong Mugo Rayeuk ini melaju ke final dengan skor tertinggi 481 poin. Juri sering memuji kemampuannya menghubungkan ajaran klasik dengan isu-isu sosial modern.

Baca Juga  Tiga Kabupaten di Aceh Panen Raya Padi Serentak

Berkat kemenangan ini, Habibi berhak membawa pulang hadiah uang tunai ratusan juta rupiah. Pihak penyelenggara juga memberikan tiket Umrah gratis dan sertifikat penghargaan nasional.

Sementara itu, Habibi menyampaikan rasa syukur dan mempersembahkan trofi tersebut untuk masyarakat Aceh. Ia menangis haru saat memberikan pidato kemenangan di atas panggung.

“Kemenangan ini bukan milik saya pribadi, tapi milik seluruh masyarakat Aceh dan guru-guru yang telah membimbing saya,” ungkap Habibi. []