ByKlik.com | Bogor — Universitas Teuku Umar (UTU) dan IPB University resmi menjalin kerja sama strategis melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU) di Kampus Dramaga, Bogor, Selasa, 24 Februari 2026. Kolaborasi ini difokuskan pada penguatan tridarma perguruan tinggi, riset Agromaritim 5.0, pengembangan komoditas unggulan, hingga transformasi tata kelola kelembagaan.
Rektor IPB University, Dr Alim Setiawan, menyambut langsung kunjungan Rektor UTU beserta jajaran pimpinan. Ia menegaskan peluang kolaborasi terbuka luas pada bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
“Kami membuka ruang kerja sama seluas-luasnya, baik dalam pendidikan, riset, maupun pengabdian,” kata Alim.
Ia memaparkan, Kampus Dramaga seluas 267 hektare merupakan satu dari lima kampus utama IPB University. Saat ini IPB memiliki 14 fakultas/sekolah dengan sekitar 38 ribu mahasiswa dan 1.500 dosen, termasuk 353 profesor. Secara proporsi, jumlah profesor mencapai 26 persen dari total dosen.
Di bidang pendidikan, IPB University telah menjalankan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kebangsaan serta KKN Internasional bersama Thailand dan Malaysia. Selain itu, IPB rutin menggelar 25 summer course internasional setiap tahun dalam format luring, daring, maupun hybrid.
“Ini sangat terbuka juga kalau para mahasiswa dari UTU bisa bergabung dengan berbagai tema yang kami siapkan,” ujarnya.
Pada sektor riset, IPB University mengusung fokus Agromaritim 5.0 yang mencakup empat bidang utama, yakni omic (genomik dan metabolomik), artificial intelligence (AI), sustainability, dan social science. IPB juga tengah mendorong peningkatan produktivitas padi hingga 15 ton per hektare, pengembangan kedelai melalui akses 47 galur, serta riset bawang putih di Kabupaten Humbang Hasundutan, Sumatera Utara.
Selain itu, IPB menawarkan dukungan inkubasi bisnis melalui startup center, produksi pangan olahan, serta jejaring ekspor desa binaan yang telah menembus pasar global.
Sementara itu, Rektor UTU, Prof Ishak Hasan, menegaskan bahwa UTU yang kini memasuki tahun ke-12 sebagai perguruan tinggi negeri masih memerlukan penguatan kolaborasi untuk mempercepat pengembangan institusi.
“Kami sangat cocok untuk bekerja sama, terutama di bidang riset, pembelajaran, dan penguatan sumber daya manusia,” ujar Ishak.
Ia berharap IPB University dapat menjadi mentor dalam pengembangan laboratorium agro dan marine industry, mobilitas mahasiswa, riset unggulan, serta penguatan kapasitas kelembagaan UTU.
Kerja sama ini diharapkan menjadi langkah konkret memperkuat sinergi antarperguruan tinggi nasional dalam mendorong inovasi agromaritim dan peningkatan kualitas sumber daya manusia, khususnya di wilayah Aceh dan Sumatera.











