Headline

Seskab Teddy Tegaskan Presiden Prabowo Hanya Gunakan Satu Pesawat

Bambang Iskandar Martin
×

Seskab Teddy Tegaskan Presiden Prabowo Hanya Gunakan Satu Pesawat

Sebarkan artikel ini
Seskab Teddy dalam pernyataan pers menegaskan bahwa Presiden Prabowo Subianto tidak menggunakan dua pesawat kenegaraan dalam kunjungan luar negeri, sebagaimana kabar yang beredar di publik, Selasa, 3 Februari 2026. (Ist)

Byklik.com | Jakarta – Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa Presiden Prabowo Subianto tidak menggunakan dua pesawat kenegaraan dalam kunjungan luar negeri, sebagaimana kabar yang beredar di publik. Ia memastikan informasi tersebut tidak benar dan perlu diluruskan.

Penegasan itu disampaikan Seskab Teddy dalam pernyataan pers pada Selasa, 3 Februari 2026, bertepatan dengan agenda Presiden yang menerima sejumlah pimpinan organisasi Islam, pimpinan pondok pesantren, serta tokoh-tokoh Islam di Istana.

Pertemuan tersebut merupakan agenda rutin yang digelar setiap tiga hingga empat bulan sekali, dan terakhir dilaksanakan pada akhir tahun lalu. Dalam pertemuan itu, Presiden membahas capaian pemerintah, program-program strategis nasional, serta perkembangan situasi dalam dan luar negeri.

Menanggapi isu transportasi kepresidenan, Teddy menjelaskan bahwa sejak sebelum menjabat sebagai Presiden, Prabowo terbiasa menggunakan pesawat milik perusahaan pribadinya. Pada awal masa jabatan, Presiden sempat menggunakan pesawat perusahaan pribadi yang didampingi satu pesawat TNI Angkatan Udara Boeing 737 untuk keperluan pengamanan dan pendukung, yang juga bukan merupakan pesawat kepresidenan.

Baca Juga  Prabowo Peringatkan Bali: Sampah Bisa Hancurkan Pariwisata

“Hal tersebut sesuai dengan ketentuan undang-undang, di mana Presiden harus didampingi Paspampres, unsur protokol, tim medis, Kementerian Luar Negeri, wartawan, serta unsur pendukung lainnya,” jelas Teddy.

Namun, ia menegaskan bahwa dalam satu tahun terakhir, setiap perjalanan jauh ke luar negeri Presiden Prabowo hanya menggunakan satu pesawat, yakni Garuda Indonesia Boeing 777. Pesawat tersebut digunakan tanpa perubahan konfigurasi dan tetap dalam kondisi standar, tidak dijadikan pesawat khusus kepresidenan atau VIP.

Menurut Teddy, penggunaan pesawat Garuda Indonesia Boeing 777 merupakan bentuk komitmen Presiden untuk menunjukkan bahwa Indonesia adalah negara besar dan kuat, sekaligus memiliki maskapai nasional yang andal dan membanggakan.

Baca Juga  Prabowo Percepat Pemulihan Warga dan Infrastruktur Aceh Tenggara

Selain itu, jumlah perangkat kepresidenan yang menyertai perjalanan Presiden juga telah dipangkas secara signifikan. “Yang benar-benar perlu ikut, itulah yang berangkat. Rombongan dibuat semakin terbatas,” ujarnya.

Untuk perjalanan dalam negeri, Presiden menggunakan pesawat TNI AU Boeing guna mengangkut perangkat dan wartawan.

Teddy menambahkan, dalam praktik kenegaraan, setiap kepala negara atau kepala pemerintahan memiliki cadangan sarana transportasi sebagai bagian dari standar pengamanan. Bahkan, dalam perjalanan darat, rangkaian kendaraan Presiden maksimal hanya delapan unit, termasuk satu kendaraan cadangan.

“Prinsip yang sama berlaku untuk pesawat. Adanya cadangan merupakan prosedur standar demi keselamatan dan keamanan kepala negara,” pungkasnya.***