Ekonomi & Bisnis

Wamenkeu Ungkap Jurus Hadapi Dunia Cepat Menuju Indonesia Emas

Avatar
×

Wamenkeu Ungkap Jurus Hadapi Dunia Cepat Menuju Indonesia Emas

Sebarkan artikel ini
ADB Indonesia Development Talks sekaligus peluncuran buku bertajuk "Indonesia’s Country Diagnostic Studies: Achieving the Golden Indonesia Vision 2045" di Jakarta pada Selasa, 20 Januari 2026. [Foto: Humas Kemenkeu]

ByKlik.com | Jakarta — Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara menegaskan bahwa kesiapan menghadapi perubahan global yang bergerak cepat menjadi kunci utama Indonesia untuk mewujudkan Visi Indonesia Emas 2045. Tanpa strategi yang adaptif dan terukur, Indonesia berisiko tertinggal dalam kompetisi global yang semakin dinamis.

Penegasan tersebut disampaikan Suahasil dalam forum ADB Indonesia Development Talks sekaligus peluncuran buku Indonesia’s Country Diagnostic Studies: Achieving the Golden Indonesia Vision 2045, yang digelar di Jakarta, Selasa, 20 Januari 2026.

Menurut Suahasil, lanskap global saat ini menuntut Indonesia memiliki desain kebijakan yang lincah dan responsif. Salah satu fondasi utama yang harus diperkuat adalah kualitas sumber daya manusia, khususnya melalui sektor pendidikan dan kesehatan. Peningkatan kualitas SDM dinilai krusial untuk mendongkrak produktivitas nasional dan mengarahkan pertumbuhan ekonomi berbasis inovasi (innovation-led growth).

Baca Juga  Pemprov Aceh Kebut Pembentukan Koperasi Merah Putih, Batas Akhir Juni 2025

Di sisi lain, sektor infrastruktur tetap menjadi penopang penting pertumbuhan ekonomi. Suahasil menilai, hasil pembangunan infrastruktur dalam satu dekade terakhir mulai memberikan dampak nyata terhadap konektivitas, efisiensi, dan aktivitas ekonomi nasional.

“Kita mulai merasakan manfaat konkret dari infrastruktur yang telah dibangun dalam kurun waktu sepuluh tahun terakhir,” ujarnya.

Lebih jauh, Suahasil juga memaparkan transformasi kelembagaan fiskal Indonesia melalui optimalisasi konsep “dua lengan” kebijakan fiskal yang berjalan secara paralel. Lengan pertama adalah APBN, yang difokuskan pada perlindungan sosial, operasional pemerintahan, belanja kementerian, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Baca Juga  Inflasi April 2025 Terjaga

Sementara itu, lengan kedua adalah Danantara, yang berperan sebagai commercial arm untuk mendorong ekspansi kapasitas ekonomi, hilirisasi industri, dan pengembangan proyek-proyek produktif bernilai tambah tinggi.

Menutup paparannya, Suahasil menyampaikan optimisme terhadap prospek ekonomi nasional. Ia meyakini, besarnya populasi, peningkatan kualitas SDM, percepatan transformasi digital, urbanisasi, serta penguatan kelas menengah akan menjadi mesin pertumbuhan utama Indonesia dalam dua dekade mendatang.