Berita Utama

Update: Longsor Pasirlangu Bandung Barat, 27 Jenazah Ditemukan

Avatar
×

Update: Longsor Pasirlangu Bandung Barat, 27 Jenazah Ditemukan

Sebarkan artikel ini
Polri menerjunkan Detasemen K9 Unit SAR Direktorat Polisi Satwa Korps Sabhara Baharkam Polri dalam operasi pencarian korban bencana di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat. [Foto: Div Humas Polri]

ByKlik.com | Depok — Operasi pencarian korban tanah longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, kembali menemukan puluhan korban meninggal dunia. Hingga Minggu, 25 Januari 2026, pukul 10.39 WIB, tim SAR gabungan telah menemukan 27 kantong jenazah dari total 98 laporan orang hilang.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divhumas Polri Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan, dari jumlah tersebut, 11 kantong jenazah ditemukan pada Sabtu, 24 Januari 2026, dan 16 kantong jenazah ditemukan pada Minggu, 25 Januari 2026.

“Sebanyak enam jenazah utuh dan satu potongan tubuh telah berhasil diidentifikasi. Sementara delapan jenazah dan satu bagian tubuh lainnya masih dalam proses identifikasi,” ujar Trunoyudo.

Baca Juga  Dayah Ulee Titi Salurkan Bantuan di Tiga Kabupaten Terdampak Bencana

Untuk mempercepat pencarian korban, Polri menerjunkan Detasemen K9 Unit SAR Direktorat Polisi Satwa Korps Sabhara Baharkam Polri. Sebanyak 20 personel Den K9 SAR dikerahkan dengan dukungan enam ekor anjing pelacak yang memiliki kemampuan khusus cadaver search atau pencarian korban meninggal dunia.

Operasi pencarian dilakukan secara intensif dan terpadu bersama unsur TNI, Basarnas, BNPB, BPBD, pemerintah daerah, serta relawan, mengingat masih puluhan korban yang dilaporkan tertimbun material longsor.

Dalam mendukung proses identifikasi, Polda Jawa Barat juga mengajukan tambahan dukungan satu unit Disaster Victim Identification (DVI) dan satu unit Inafis dari Mabes Polri, khususnya untuk membantu identifikasi korban dari unsur TNI.

Baca Juga  Wali Kota Kukuhkan Tim Penggerak PKK Kota Lhokseumawe

“Seluruh kekuatan dikerahkan secara maksimal agar seluruh korban dapat segera ditemukan dan dievakuasi,” kata Trunoyudo.

Sementara itu, Polri memastikan operasi pencarian akan terus dilanjutkan hingga seluruh korban berhasil ditemukan. Seluruh personel dan kekuatan SAR tetap disiagakan di lokasi bencana untuk menjamin kelancaran operasi serta keselamatan tim di lapangan.

Tanah longsor di Desa Pasirlangu terjadi pada Sabtu, 24 Januari 2026, dini hari, akibat curah hujan tinggi. Bencana tersebut menyebabkan puluhan warga tertimbun material longsor dan memicu operasi pencarian besar-besaran.