Berita Utama

TNI Kejar Target 33 Huntara untuk Korban Bencana Bener Meriah

Avatar
×

TNI Kejar Target 33 Huntara untuk Korban Bencana Bener Meriah

Sebarkan artikel ini
Anggota Kodim 0119/Bener Meriah dan Yonif 114/Satria Musara pacu pembangunan Huntara di Desa Meriah Jaya, Kecamatan Gajah Putih, Kabupaten Bener Meriah, Senin, 26 Januari 2026. [Foto: Pendim 0119/Bener Meriah]

ByKlik.com | Redelong – Pascabencana banjir dan tanah longsor, Kodim 0119/Bener Meriah bersama Yonif 114/Satria Musara terus menggenjot pembangunan hunian sementara (Huntara) bagi masyarakat terdampak di Desa Meriah Jaya, Kecamatan Gajah Putih, Kabupaten Bener Meriah.

Komandan Kodim 0119/Bener Meriah, Letkol Inf Ahmad Fauzi menegaskan bahwa pembangunan huntara tetap dikebut meski personel di lapangan harus bekerja di bawah terik matahari. Upaya tersebut dilakukan sebagai bentuk tanggung jawab kemanusiaan TNI terhadap warga terdampak bencana, khususnya di Dusun Uning Baru.

Baca Juga  Panwaslih Aceh Utara Matangkan Strategi Pengawasan Pemilu Lewat Kolaborasi Kelembagaan

“Meski di tengah panas terik matahari, Satgas Gulbencal terus berupaya membangun hunian sementara bagi masyarakat yang terdampak bencana di wilayah Dusun Uning Baru, Desa Meriah Jaya,” ujar Ahmad Fauzi, Senin, 26 Januari 2026.

Ia menjelaskan, pembangunan huntara di Desa Meriah Jaya ditargetkan sebanyak 33 unit. Pekerjaan tersebut menjadi bagian dari upaya percepatan pemulihan pascabencana, terutama dalam penyediaan tempat tinggal sementara yang layak dan aman bagi warga.

Menurutnya, seluruh personel TNI yang tergabung dalam Satgas Gulbencal dikerahkan secara maksimal untuk memastikan pembangunan huntara berjalan sesuai rencana dan target waktu yang telah ditetapkan.

Baca Juga  Pemkab Nagan Raya–BNPB Bahas Percepatan Huntara Pascabanjir

“Pembangunan huntara ini terus kami kejar. Personel TNI di lapangan berupaya semaksimal mungkin untuk menuntaskan tugas kemanusiaan hingga seluruh target pembangunan huntara di Desa Meriah Jaya dapat diselesaikan,” pungkasnya.

Pembangunan hunian sementara tersebut diharapkan dapat segera memberikan kepastian tempat tinggal bagi masyarakat terdampak sekaligus mempercepat proses pemulihan kehidupan warga pascabencana di wilayah Bener Meriah.