ByKlik.com | Tokyo — Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi mengunci mayoritas super parlemen usai menang telak dalam pemilu sela.
LDP memenangkan sekitar 316 dari total 465 kursi majelis rendah. Bersama mitra koalisi Partai Inovasi Jepang, pemerintahan Takaichi kini menguasai sekitar 352 kursi parlemen, jauh melampaui ambang dua pertiga kursi yang menjadi kunci dominasi legislasi.
Dominasi ini memberi Takaichi kekuatan politik besar untuk meloloskan kebijakan tanpa hambatan berarti, termasuk kemungkinan mengesampingkan hambatan dari majelis tinggi parlemen.
“Pemilu ini melibatkan perubahan kebijakan besar, khususnya dalam ekonomi, fiskal, dan keamanan,” kata Takaichi dalam wawancara televisi setelah hasil pemilu mulai masuk, Minggu, 8 Februari 2026.
Ia menegaskan mandat rakyat harus diterjemahkan menjadi tindakan nyata.
“Jika kami menerima dukungan publik, maka kami harus menyelesaikan masalah-masalah ini dengan seluruh kemampuan kami,” ujarnya.
Kemenangan telak ini langsung memicu optimisme pasar keuangan Jepang. Indeks saham Nikkei melonjak tajam karena ekspektasi pemotongan pajak dan peningkatan belanja pemerintah untuk mendorong pertumbuhan ekonomi.
Namun, sejumlah pengamat memperingatkan kebijakan fiskal ekspansif juga berisiko memperbesar beban utang pemerintah Jepang yang sudah tinggi.
Secara geopolitik, kemenangan ini memperkuat posisi Jepang dalam mendorong peningkatan kemampuan pertahanan di tengah ketegangan kawasan, khususnya menghadapi China.
Presiden Amerika Serikat Donald Trump turut menyampaikan selamat atas kemenangan Takaichi.
“Keputusan Sanae yang berani untuk menggelar pemilu membuahkan hasil besar,” kata Trump.
Trump juga menilai Takaichi sebagai pemimpin kuat dan populer.
“Dia pemimpin yang sangat dihormati dan dicintai rakyatnya,” ujarnya.
Takaichi sebelumnya membubarkan parlemen untuk mencari mandat langsung rakyat atas agenda perubahan kebijakan ekonomi dan keamanan nasional.
Kemenangan ini sekaligus memperkuat posisi Takaichi sebagai perdana menteri perempuan pertama Jepang yang mampu meraih dukungan elektoral sangat besar dalam waktu singkat, sekaligus memperpanjang dominasi LDP dalam politik Jepang modern.











