ByKlik.com | Kualasimpang — Tim Diponegoro Disaster Assistance Response Team (D-DART) Universitas Diponegoro (UNDIP) hampir menuntaskan rangkaian tugas pemulihan pascabencana di Aceh Tamiang. Tim ini sudah menjalankan misinya sejak 19 Januari dan akan berakhir pada 24 Januari besok.
“Selama masa penugasan, tim relawan memfokuskan bantuan pada penyediaan air bersih, layanan gizi bencana, serta pendampingan psikososial bagi kelompok masyarakat berisiko tinggi,” kata Koordinator Tim V D-DART UNDIP, Ns. Nur Hafizhah Widyaningtyas, S.Kep., M.Kep., Jumat, 23 Januari 2026.
Kelompok sasaran utama meliputi balita, ibu hamil, serta penyintas dewasa di wilayah terdampak, khususnya di Kampung Sekumur, Kecamatan Sekerak, Aceh Tamiang.
Selain menyalurkan bantuan logistik, relawan UNDIP juga melaksanakan pendampingan psikososial spiritual kepada 30 orang dewasa, terapi mewarnai bagi 30 anak, serta layanan perpustakaan mini keliling di lokasi pengungsian.
Bantuan logistik yang disalurkan mencakup makanan ringan, kebutuhan bayi dan anak, pakaian dalam anak dan dewasa, serta buku dan media pembelajaran keagamaan seperti Alquran, Juz Amma, poster huruf Hijaiyyah, tata cara wudhu, dan buku Iqro.
Ns. Nur Hafizhah Widyaningtyas, S.Kep., M.Kep., menyatakan seluruh kegiatan berjalan lancar hingga menjelang akhir penugasan. Kondisi cuaca yang mendukung dan keterlibatan relawan di lokasi pengungsian turut mempercepat pelayanan kepada masyarakat.
“Hasil diskusi dengan penyintas menunjukkan apresiasi terhadap kegiatan psikososial seperti tadarus Alquran, kultum keagamaan, touch therapy, dan relaksasi. Masyarakat berharap kegiatan tersebut dapat dilanjutkan secara rutin,” ujarnya.
Tim Relawan D-DART UNDIP Angkatan V selama bertugas terus berkoordinasi dengan tim yang telah lebih dahulu diterjunkan serta pemerintah daerah. Berakhirnya masa tugas pada 24 Januari 2026 menandai selesainya dukungan tahap awal relawan akademisi dalam pemulihan kesehatan, gizi, dan kondisi psikososial masyarakat terdampak bencana.











