Headline

Safrizal ZA Ditunjuk Pimpin Koordinasi Satgas Percepatan Rehab-Rekon di Aceh

Avatar
×

Safrizal ZA Ditunjuk Pimpin Koordinasi Satgas Percepatan Rehab-Rekon di Aceh

Sebarkan artikel ini
Dirjen Bina Administrasi Kewilayahan Kemendagri, Safrizal ZA
Dirjen Bina Administrasi Kewilayahan Kemendagri, Safrizal ZA, resmi ditunjuk Mendagri Tito sebagai narahubung utama percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana di Aceh. đź“·: Dok. Kemendagri

ByKlik.com | Jakarta — Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian secara resmi menunjuk Direktur Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan, Safrizal ZA, sebagai narahubung utama (contact person) sekaligus motor penggerak koordinasi percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana di Provinsi Aceh.

Penunjukan ini dilakukan dalam Rapat Koordinasi Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Wilayah Sumatera yang berlangsung di Jakarta, Kamis (15/1/2026). Langkah ini diambil untuk memastikan proses pemulihan di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat berjalan lebih efektif dan terintegrasi.

Dalam arahannya, Mendagri selaku Ketua Satgas Nasional menekankan bahwa penanganan di Aceh memerlukan pendekatan yang spesifik dan transparan. Safrizal ZA dinilai sebagai sosok yang tepat karena rekam jejaknya yang memahami karakteristik wilayah tersebut.

Baca Juga  AHY Berangkatkan 50 Ton Beras Tujuan Idi Rayeuk dan Lhokseumawe

“Untuk komunikasi publik yang di Aceh, posko harus spesifik menampilkan kegiatan-kegiatan yang dilakukan di Aceh, dengan progres hari per hari, kontak person Pak Safrizal, yang merupakan Dirjen Bina Adwil Kemendagri, mantan Pj Gubernur Aceh (2024-2025) yang juga orang Aceh,” ujar Mendagri Tito dalam keterangan resmi, Senin (19/1).

Nantinya, fungsi komunikasi publik ini akan terintegrasi langsung dengan Media Center Menteri Komunikasi dan Digital guna memastikan arus informasi kepada masyarakat tetap konsisten dan akurat.

Rapat koordinasi tersebut juga menggarisbawahi peran vital posko rehabilitasi dan rekonstruksi. Posko ini tidak hanya berfungsi sebagai kantor administratif, tetapi juga sebagai pusat informasi rinci yang menyajikan data perkembangan lapangan secara real-time.

Selain itu, posko juga berfungsi sebagai basis pengambilan keputusan untuk mendukung kebijakan yang berbasis pada data akurat dan terkini, serta sebagai pemantau infrastruktur untuk mengawal progres perbaikan layanan pemerintahan dan kebutuhan dasar masyarakat.

Baca Juga  Jemaah Haji Aceh Antusias Bawa Pulang Boneka Unta sebagai Oleh-oleh

Menanggapi penugasan tersebut, Dirjen Bina Adwil Safrizal ZA menyatakan kesiapan penuh jajarannya untuk mengoptimalkan fungsi posko sebagai pusat kendali pemulihan pascabencana.

“Kami siap menjalankan arahan dengan memperkuat fungsi posko sebagai pusat pengelolaan data, koordinasi lintas sektor, sekaligus sarana komunikasi publik agar informasi yang disampaikan kepada masyarakat akurat dan dapat dipertanggungjawabkan,” tegas Safrizal.

Melalui penguatan koordinasi lintas sektor ini, Safrizal berkomitmen untuk mendorong percepatan pemulihan di wilayah Sumatra agar aktivitas sosial, ekonomi, serta roda pemerintahan dapat segera kembali normal. []