ByKlik.com | Jakarta – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto akan segera memulai pembangunan sebanyak 141 ribu unit rumah bersubsidi. Rencana tersebut disampaikan Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait usai pertemuan dengan Presiden di kediaman pribadinya di Hambalang, Kabupaten Bogor, Kamis, 29 Januari 2026.
Maruarar melaporkan bahwa seluruh persiapan untuk pelaksanaan groundbreaking telah dirampungkan. “Pembangunan 141 ribu rumah bersubsidi itu akan dilakukan di tiga kawasan yang lokasinya saling berdekatan dan dinilai strategis karena berada dekat pusat perkotaan serta memiliki akses ke fasilitas umum,” kata Maruarar.
Selain rencana groundbreaking, Menteri PKP juga menyampaikan bahwa proses land clearing telah dilakukan pada lahan seluas 30 hektare di Cikarang, Kabupaten Bekasi. Lahan tersebut akan digunakan untuk pembangunan rumah susun bersubsidi sebagai bagian dari program perumahan nasional.
Lokasi pembangunan dipilih karena dekat dengan sekolah, rumah sakit, kawasan industri, perkantoran, serta akses jalan utama. Pemerintah menilai hal tersebut penting untuk mendukung mobilitas dan kualitas hidup penghuni.
Pembangunan rumah bersubsidi ini diperkirakan akan menyerap sekitar 80 ribu tenaga kerja dari berbagai sektor dan mendorong perputaran ekonomi di wilayah sekitar.
Melalui Menteri PKP, Presiden Prabowo menegaskan komitmennya untuk memperluas akses masyarakat terhadap hunian layak dan terjangkau. Pemerintah juga akan melakukan penyederhanaan perizinan serta memangkas biaya administrasi guna mempercepat realisasi pembangunan perumahan.
Program ini diharapkan dapat menjawab kebutuhan hunian masyarakat sekaligus meningkatkan kesejahteraan secara berkelanjutan.











