Byklik.com | Bogor — Presiden Prabowo Subianto menggelar rapat terbatas di kediaman pribadinya di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Minggu, 11 Januari 2026. Rapat tersebut membahas sejumlah agenda strategis pemerintah, mulai dari penguatan industri nasional hingga percepatan proyek hilirisasi dan energi.
Dalam pertemuan itu, Presiden menekankan pentingnya penguatan industri tekstil dan garmen nasional melalui revitalisasi rantai pasok (supply chain) agar lebih efisien dan berdaya saing.
Selain itu, Presiden juga mendorong penguatan sektor otomotif dan elektronik melalui investasi pengembangan teknologi semikonduktor sebagai fondasi industri chip masa depan Indonesia.
“Bapak Presiden menegaskan bahwa penguasaan teknologi semikonduktor menjadi kunci bagi kemandirian industri otomotif, digital, dan elektronik nasional ke depan,” ujar Menteri Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya.
Rapat terbatas tersebut juga membahas perkembangan rencana groundbreaking enam titik baru proyek hilirisasi dengan nilai investasi mencapai USD6 miliar yang dijadwalkan berlangsung pada awal Februari 2026. Proyek ini diharapkan memperkuat nilai tambah sumber daya alam dan mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.
Selain itu, Presiden turut mencermati kesiapan peresmian Infrastruktur Energi Terintegrasi Pertamina RDMP Balikpapan yang dijadwalkan berlangsung pada Senin, 12 Januari 2026.
“Presiden meminta seluruh jajaran memastikan proyek-proyek strategis ini berjalan tepat waktu dan memberikan manfaat nyata bagi perekonomian serta masyarakat,” kata Teddy Indra Wijaya.
Rapat terbatas tersebut dihadiri oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia, Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM sekaligus Kepala Danantara Rosan Roeslani, Menteri Pertanian Amran Sulaiman, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto, serta Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi.











