Byklik.com | Kuala Simpang – Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) terus menggenjot pembangunan sumur bor di berbagai titik di Kabupaten Aceh Tamiang sebagai upaya memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, khususnya ketersediaan air bersih.
Hingga Rabu, 24 Desember 2025, sebanyak 60 titik sumur bor telah berhasil dibangun dan dimanfaatkan masyarakat. Pembangunan tersebut tersebar di sejumlah fasilitas umum, mulai dari puskesmas, sekolah, tempat ibadah, hingga fasilitas milik warga.
Pembangunan sumur bor dilakukan berdasarkan kebutuhan dan permintaan langsung masyarakat yang disampaikan melalui posko Polri di Kabupaten Aceh Tamiang. Program ini merupakan bagian dari instruksi Kapolri dengan target pembangunan sebanyak 300 titik sumur bor untuk mendukung ketersediaan air bersih, baik di fasilitas umum maupun fasilitas pribadi masyarakat.
Salah satu titik pembangunan sumur bor yang dilaksanakan pada Rabu, 24 Desember 2025 berada di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Aceh Tamiang. Fasilitas tersebut diharapkan mampu menunjang kebutuhan pasokan air bersih guna mendukung pelayanan kesehatan dan perawatan pasien.
Kepala Bidang Humas Polda Aceh, Kombes Pol. Zuhdi Batubara, S.I.K., menyampaikan bahwa program pembangunan sumur bor merupakan wujud nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga menjawab kebutuhan dasar warga.
“Pembangunan sumur bor ini adalah bentuk kepedulian Polri terhadap masyarakat. Air bersih merupakan kebutuhan vital, terutama di fasilitas pelayanan publik seperti rumah sakit, puskesmas, dan sekolah,” ujar Kombes Pol. Zuhdi Batubara.
Ia menegaskan, Polri berkomitmen menuntaskan target pembangunan 300 sumur bor sesuai arahan pimpinan agar manfaatnya dapat dirasakan secara luas oleh masyarakat Aceh Tamiang.
“Kami akan terus menggenjot pembangunan sumur bor sesuai target. Harapannya, fasilitas ini dapat dimanfaatkan secara optimal dan berkontribusi dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat,” tambahnya.
Melalui program tersebut, Polri berharap kehadirannya di tengah masyarakat tidak hanya dirasakan dari aspek keamanan, tetapi juga melalui kontribusi nyata dalam mendukung kesejahteraan dan peningkatan pelayanan publik, khususnya di Kabupaten Aceh Tamiang.***











