Byklik.com | Blangkejeren –Kepolisian Resor (Polres) Gayo Lues membangun empat unit jembatan gantung di sejumlah desa di Kecamatan Putri Betung, Kabupaten Gayo Lues, guna memulihkan akses masyarakat yang terdampak bencana hidrometeorologi.
Pembangunan jembatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Gayo Lues AKBP Hyrowo, S.I.K., yang turun ke lapangan bersama jajaran untuk memastikan percepatan pemulihan akses transportasi warga yang selama ini terhambat akibat rusaknya jembatan penghubung. Kegiatan itu dilaksanakan pada Senin, 26 Januari 2026.
AKBP Hyrowo menyampaikan bahwa pembangunan jembatan gantung merupakan respons atas kebutuhan mendesak masyarakat, terutama untuk menunjang mobilitas sosial serta aktivitas pertanian dan perkebunan warga.
“Jembatan ini menjadi penghubung penting dari permukiman menuju kebun dan pasar. Kehadirannya sangat dibutuhkan masyarakat agar aktivitas sehari-hari dapat kembali berjalan normal,” ujar AKBP Hyrowo di sela kegiatan gotong royong bersama warga.
Di Desa Pungke Jaya, pembangunan jembatan gantung dipimpin oleh Kaurbinops Satreskrim Polres Gayo Lues IPDA Muhammad Yoga Wiratama, S.Tr.IK., bersama puluhan personel kepolisian dan masyarakat setempat. Jembatan tersebut dibangun untuk menggantikan akses lama yang rusak parah akibat terjangan banjir bandang.
Sementara itu, pembangunan jembatan gantung di Desa Jeret Onom dipimpin oleh Kanittipidkor Satreskrim Polres Gayo Lues AIPDA Ilham Minaldi, S.H., dengan melibatkan personel Polres Gayo Lues dan warga desa.
Adapun di Desa Gumpang Lempuh, pembangunan jembatan gantung dipimpin oleh Kasatintelkam Polres Gayo Lues AKP Jun Andri Saputra, S.H., bersama personel BKO Brimob Polda Sumatera Selatan.
Selain tiga jembatan yang sedang dibangun, Polres Gayo Lues juga merencanakan pembangunan satu unit jembatan gantung tambahan di Desa Ramung Toa sebagai bagian dari upaya pemulihan berkelanjutan.
Dengan terbangunnya jembatan-jembatan gantung tersebut, diharapkan akses masyarakat kembali normal sehingga aktivitas sosial dan perekonomian warga di wilayah terdampak dapat kembali berjalan lancar.***











