Lingkungan & Energi

PHE Tampilkan Inovasi Hulu Migas di OTC Asia 2026

Bambang Iskandar Martin
×

PHE Tampilkan Inovasi Hulu Migas di OTC Asia 2026

Sebarkan artikel ini
PT Pertamina Hulu Energi (PHE) berpartisipasi dalam ajang Offshore Technology Conference (OTC) Asia 2026 yang digelar pada 31 Maret hingga 2 April 2026 di Kuala Lumpur, Malaysia. (Ist)

Byklik.com | Kuala Lumpur – PT Pertamina Hulu Energi (PHE) berpartisipasi dalam ajang Offshore Technology Conference (OTC) Asia 2026 yang digelar pada 31 Maret hingga 2 April 2026 di Kuala Lumpur, Malaysia. Keikutsertaan ini menjadi bagian dari upaya perusahaan dalam memperkuat ketahanan energi melalui optimalisasi aset hulu migas dan inovasi berkelanjutan.

Mengusung tema “Maximizing Legacy Business for Energy Resilience“, PHE menampilkan berbagai inisiatif strategis bersama anak perusahaan dan afiliasinya, yakni PT Pertamina Internasional Eksplorasi dan Produksi (PIEP), PT Pertamina Drilling Services Indonesia (PDSI), serta PT Elnusa Tbk. Kolaborasi ini mencerminkan penguatan kapabilitas bisnis hulu migas Pertamina Group secara terintegrasi, mulai dari eksplorasi hingga jasa penunjang energi.

Salah satu agenda utama adalah presentasi bisnis yang memaparkan kapabilitas teknologi, kinerja operasional, serta strategi pengembangan usaha yang adaptif terhadap dinamika transisi energi global. Kegiatan ini juga dimanfaatkan untuk menjajaki peluang kemitraan internasional.

Baca Juga  Harbour Energy dan UNIMAL Gelar Kuliah Umum Hulu Migas

Corporate Secretary PT Pertamina Hulu Energi, Hermansyah Y. Nasroen, mengatakan partisipasi dalam forum tersebut merupakan langkah strategis untuk meningkatkan daya saing perusahaan di tingkat global.

“Keikutsertaan PHE dalam OTC Asia 2026 merupakan bagian dari strategi perusahaan untuk memperkuat peran sebagai perusahaan hulu migas yang kompetitif secara global. Melalui forum ini, kami menunjukkan kapabilitas dalam mengelola aset secara andal, efisien, dan berkelanjutan guna mendukung ketahanan energi,” ujarnya, Rabu, 1 April 2026.

Selain menampilkan aspek bisnis, PHE juga memperkenalkan budaya Indonesia melalui penampilan alat musik tradisional Sasando yang menarik perhatian pengunjung internasional.

Baca Juga  Wali Nanggroe dan Kapolda Bahas Kesiagaan Hadapi Potensi Banjir

Pada kesempatan yang sama, PHE menampilkan produk kerajinan dari mitra binaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) sebagai bentuk komitmen dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat serta penciptaan nilai tambah di luar bisnis inti.

Partisipasi ini sejalan dengan visi PHE menjadi perusahaan hulu migas terkemuka yang mengedepankan ketahanan, ketersediaan, dan keberlanjutan energi. PHE juga menegaskan komitmennya terhadap penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG), termasuk implementasi Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP) berstandar ISO 37001:2016.

Melalui keikutsertaan dalam OTC Asia 2026, PHE menegaskan perannya sebagai pemain strategis di industri hulu migas regional sekaligus memperkuat posisi Indonesia dalam peta energi global.***