Byklik.com | Lhokseumawe – Pemerintah Kota (Pemko) Lhokseumawe secara resmi memulai pembangunan Sekolah Rakyat melalui kegiatan peletakan batu pertama (groundbreaking) yang digelar di Gampong Jeulikat, Kecamatan Blang Mangat, Senin, 12 Januari 2026.
Pembangunan ini menjadi langkah strategis pemerintah daerah dalam memperluas akses pendidikan yang inklusif, adil, dan bermutu bagi masyarakat. Groundbreaking dilakukan langsung oleh Wali Kota Lhokseumawe, Dr. Sayuti Abubakar.
Dalam sambutannya, Wali Kota menegaskan bahwa pembangunan Sekolah Rakyat merupakan wujud nyata kehadiran negara dalam menjamin hak dasar pendidikan, khususnya bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.
“Sekolah Rakyat ini diharapkan menjadi solusi pemerataan pendidikan. Insyaallah pembangunan dapat diselesaikan pada Juni 2026 dan mulai digunakan untuk kegiatan belajar mengajar pada Juli 2026,” ujar Sayuti.
Ia juga menegaskan bahwa masyarakat tidak perlu meragukan kualitas Sekolah Rakyat yang dibangun, mengingat seluruh pembiayaan pembangunan hingga penyelenggaraan pendidikan ditanggung oleh pemerintah pusat.
“Sekolah Rakyat ini adalah sekolah bermutu. Standar fasilitas, tenaga pendidik, serta sistem pendidikannya terjamin karena dibiayai sepenuhnya oleh pemerintah pusat,” tambahnya.
Sekolah Rakyat Lhokseumawe dirancang sebagai satuan pendidikan terpadu yang mencakup jenjang SD, SMP, dan SMA dalam satu kawasan. Total terdapat 36 rombongan belajar (rombel) dengan daya tampung mencapai 1.080 siswa.
Rinciannya, jenjang SD sebanyak 18 rombel dengan kapasitas 540 siswa, sementara SMP dan SMA masing-masing 9 rombel dengan kapasitas 270 siswa. Setiap rombel akan diisi maksimal 30 siswa guna menjaga kualitas proses belajar mengajar.
Selain pembangunan fisik, Wali Kota juga menekankan pentingnya keterlibatan pengusaha dan tenaga kerja lokal dalam pelaksanaan proyek tersebut. Menurutnya, pembangunan Sekolah Rakyat tidak hanya menghadirkan infrastruktur pendidikan baru, tetapi juga diharapkan mampu mendorong perputaran ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat.
Sayuti turut mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memberikan dukungan penuh agar proses pembangunan berjalan lancar dan memberikan manfaat nyata dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia serta pemerataan pendidikan di Kota Lhokseumawe.
Acara groundbreaking tersebut turut dihadiri Wakil Wali Kota Lhokseumawe, Kapolres Lhokseumawe, Kepala Bappeda, Pj Kepala Dinas Sosial, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, serta jajaran organisasi perangkat daerah (OPD) terkait. Hadir pula perwakilan Satuan Kerja Pelaksanaan Prasarana Strategis Aceh Kementerian PUPR, Manajer Proyek PT Wijaya Karya (WIKA) KSO Imam Rahman, tim konsultan, serta unsur teknis lainnya.***











