Ekonomi & Bisnis

Pembangunan Koperasi Merah Putih di Aceh Besar Dimulai

Avatar
×

Pembangunan Koperasi Merah Putih di Aceh Besar Dimulai

Sebarkan artikel ini
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Diskopukmdag Aceh Besar, Drs. Sulaimi, M.Si., [Foto: MC Aceh Besar]

Byklik.com | Kota Jantho – Pemerintah Kabupaten Aceh Besar mulai mendorong pembangunan Gedung Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di lebih dari seratus titik pada 2026, meski progres fisik saat ini masih didominasi tahap awal. Fokus utama pemerintah daerah masih pada penyelesaian administrasi dan kesiapan lahan sebagai fondasi percepatan pembangunan.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Diskopukmdag Aceh Besar, Drs. Sulaimi, M.Si., mengatakan pembangunan dilakukan secara bertahap dengan mengutamakan kesiapan lahan di masing-masing lokasi.

“Pembangunan kita lakukan secara bertahap. Saat ini memang sebagian besar masih di tahap awal karena fokus utama adalah memastikan kesiapan lahan terlebih dahulu,” ujarnya.

Berdasarkan data tahun 2026, lebih dari 100 titik lokasi telah direncanakan untuk pembangunan gedung KDMP. Namun, progres fisik di lapangan masih terbatas, dengan mayoritas capaian di bawah 5 persen.

Baca Juga  Diundang ke Eastern Economic Forum Rusia, Wali Nanggroe Paparkan Peluang Investasi di Aceh

Meski demikian, sejumlah titik mulai menunjukkan perkembangan dengan memasuki tahap konstruksi menengah, yakni pada kisaran 30 hingga 50 persen.

Di sisi lain, hanya sebagian kecil lokasi yang telah mendekati tahap penyelesaian, sementara beberapa titik lainnya masih berada pada progres sangat rendah dan menjadi prioritas percepatan.

Sulaimi menyebutkan, dari sisi kesiapan lahan, perkembangan menunjukkan tren positif. Sebagian besar lokasi telah memiliki kejelasan status administrasi dan siap untuk dibangun.

“Alhamdulillah, progres penyediaan lahan sudah cukup baik. Ini menjadi dasar untuk mendorong percepatan pembangunan fisik pada tahap berikutnya,” katanya.

Baca Juga  DJKI–JICA Dorong Start-Up dan UMKM Lindungi Merek

Ia menjelaskan perbedaan antara kesiapan lahan dan progres fisik merupakan hal wajar dalam proyek berskala besar, karena tahapan administrasi dan verifikasi harus diselesaikan lebih dulu.

Pemerintah Kabupaten Aceh Besar, lanjutnya, akan terus melakukan monitoring dan evaluasi serta memperkuat koordinasi dengan pihak terkait agar proses konstruksi dapat segera berjalan di lokasi yang telah siap.

“Kami optimistis dalam beberapa bulan ke depan progres pembangunan akan meningkat, seiring dengan rampungnya tahapan administrasi,” pungkasnya.

Secara keseluruhan, pembangunan KDMP di Aceh Besar telah berjalan, namun progresnya belum merata di seluruh wilayah.

Program ini diharapkan mampu menjadi penggerak ekonomi desa melalui penguatan koperasi serta meningkatkan aktivitas UMKM di Aceh Besar.