Byklik.com | Redelong — Pembangunan dua jembatan Bailey di Kabupaten Bener Meriah terus dikebut untuk memulihkan akses transportasi yang terputus akibat banjir dan tanah longsor. Hingga Kamis (1/1/2026), progres perakitan jembatan di Desa Jamur Ujung telah mencapai 15 persen, sementara jembatan di Desa Karang Rejo tercatat 10 persen.
Perwira Seksi Operasi (Pasi Ops) Kodim 0119/Bener Meriah melakukan pemantauan langsung terhadap proses perakitan jembatan di dua lokasi tersebut guna memastikan pekerjaan berjalan sesuai rencana dan standar keselamatan.
Komandan Kodim 0119/Bener Meriah, Letkol Inf Ahmad Fauzi, melalui Pasi Ops Kapten Czi Aep Mukhran Halid, mengatakan pengecekan lapangan dilakukan untuk menjamin kelancaran dan keamanan selama proses perakitan.
“Pembangunan jembatan Bailey ini menjadi solusi sementara untuk menghubungkan kembali akses transportasi masyarakat yang terputus akibat bencana,” kata Kapten Aep.
Ia menjelaskan, perakitan jembatan Bailey di Desa Jamur Ujung dan Desa Karang Rejo dilaksanakan oleh TNI AD bersama Satgas Penanggulangan Bencana Alam di lapangan sebagai bagian dari percepatan pemulihan infrastruktur pascabencana.
Kapten Aep menambahkan, seluruh personel yang terlibat telah diingatkan untuk mengutamakan faktor keselamatan kerja selama proses perakitan berlangsung.
“Kami berharap kedua jembatan ini dapat segera difungsikan sehingga akses transportasi masyarakat kembali normal,” pungkasnya.











