Nasional

Pariwisata RI Melejit! Kunjungan Wisman Tembus 15,39 Juta

Avatar
×

Pariwisata RI Melejit! Kunjungan Wisman Tembus 15,39 Juta

Sebarkan artikel ini
Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana Rapat Kerja bersama Komisi VII DPR RI di Gedung DPR RI, Jakarta, Rabu, 4 Februari 2026. [Foto: Kemenpar]

ByKlik.com | Jakarta — Kinerja pariwisata nasional sepanjang 2025 melampaui target pemerintah, dengan lonjakan kunjungan wisatawan mancanegara (wisman), peningkatan devisa, serta pertumbuhan signifikan investasi sektor pariwisata.

Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana mengungkapkan capaian tersebut dalam Rapat Kerja bersama Komisi VII DPR RI di Gedung DPR RI, Jakarta, Rabu, 4 Februari 2026. Data terbaru Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan jumlah kunjungan wisman sepanjang 2025 mencapai 15,39 juta kunjungan, melampaui target Rencana Kerja Pemerintah (RKP) sebesar 14–15 juta.

Angka itu tumbuh 10,80 persen dibandingkan 2024. Sebanyak 71 persen wisman berasal dari negara-negara pasar prioritas, dengan Malaysia sebagai penyumbang terbesar, sementara Uni Emirat Arab mencatat pertumbuhan kunjungan tertinggi, menggantikan posisi Rusia pada tahun sebelumnya.

Baca Juga  Menteri Pariwisata Imbau Wisatawan Waspada Erupsi Gunung Lewotobi

“Capaian ini melampaui target dan lebih baik dari proyeksi kami sebelumnya. Ini hasil kolaborasi kuat seluruh pemangku kepentingan pariwisata,” kata Widiyanti.

Tak hanya dari sisi kunjungan, rata-rata pengeluaran wisman per kedatangan (ASPA) juga melampaui target, mencapai 1.267 dolar AS, di atas target 1.220 dolar AS. Dampaknya, devisa pariwisata 2025 diproyeksikan menembus 18,91 miliar dolar AS atau sekitar Rp317,40 triliun, naik 13,17 persen dibanding tahun 2024.

Di sisi domestik, perjalanan wisatawan nusantara tercatat mencapai 1,20 miliar perjalanan, tumbuh 17,55 persen. Sementara selisih antara kunjungan wisman dan perjalanan luar negeri wisatawan Indonesia tercatat surplus 6,22 juta perjalanan, meningkat dari surplus 4,94 juta pada 2024. Meski bukan indikator utama, pemerintah memantau angka ini sebagai sinyal positif terhadap keseimbangan devisa sektor pariwisata.

Baca Juga  Salip London dan Paris, Bali Jadi Destinasi Wisata Terbaik Dunia 2026

Kinerja investasi juga menunjukkan lonjakan tajam. Realisasi investasi pariwisata sepanjang 2025 mencapai Rp73,55 triliun, tumbuh 56,05 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Angka ini jauh melampaui capaian kumulatif triwulan I–III yang sebelumnya dilaporkan sebesar Rp53,92 triliun.

Widiyanti menegaskan, deretan capaian tersebut memperlihatkan peran strategis sektor pariwisata dalam menopang pertumbuhan ekonomi nasional dan menggerakkan ekonomi masyarakat.

“Ini menjadi pemantik bagi kami di Kementerian Pariwisata untuk terus memperkuat strategi, program, dan kolaborasi lintas sektor agar manfaat ekonomi pariwisata semakin luas dirasakan masyarakat,” ujarnya.

Rapat kerja itu turut dihadiri Wakil Menteri Pariwisata Ni Luh Puspa serta jajaran pejabat eselon I dan II Kementerian Pariwisata.