Byklik.com | Banda Aceh – Suasana hangat dan penuh kebersamaan mewarnai kegiatan buka puasa bersama yang digelar di rumah dinas Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh pada Jumat, 13 Maret 2026. Kegiatan tersebut dihadiri sejumlah pejabat di lingkungan Pemerintah Aceh serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).
Buka puasa bersama itu turut dihadiri jajaran pejabat Pemerintah Aceh, mulai dari para asisten Sekda hingga seluruh kepala Satuan Kerja Perangkat Aceh (SKPA). Kehadiran para pejabat tersebut menjadi momentum untuk mempererat hubungan kerja sekaligus memperkuat koordinasi antarlembaga di lingkungan pemerintah daerah.
Selain unsur Pemerintah Aceh, kegiatan tersebut juga dihadiri Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi Aceh, Erry Pudyanto Marwantono. Kehadirannya menambah suasana kebersamaan yang berlangsung di halaman rumah dinas Sekda Aceh.
Menjelang waktu berbuka, para pejabat dan tokoh masyarakat yang hadir tampak berbincang santai. Suasana akrab yang terjalin mencerminkan hubungan kerja yang harmonis di antara para pemangku kepentingan di Aceh.
Kebersamaan semakin terasa setelah pelaksanaan salat Magrib berjamaah dengan hadirnya Gubernur Aceh, Muzakir Manaf, yang akrab disapa Mualem. Ia hadir bersama Wakil Kepala Kepolisian Daerah Aceh, Ari Wahyu Widodo.
Kehadiran kedua pimpinan daerah tersebut memperkuat nuansa kekeluargaan dalam kegiatan buka puasa bersama tersebut. Momentum Ramadan ini diharapkan menjadi sarana mempererat silaturahmi serta memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, aparat penegak hukum, dan masyarakat dalam membangun Aceh.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Aceh, M. Nasir, menyampaikan apresiasi atas kehadiran para pejabat Pemerintah Aceh, unsur Forkopimda, serta tokoh masyarakat yang telah meluangkan waktu menghadiri kegiatan tersebut.

Menurut Nasir, kebersamaan dalam suasana Ramadan diharapkan mampu memperkuat komunikasi, koordinasi, serta sinergi antarinstansi dalam menjalankan tugas pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat.
“Momentum Ramadan tidak hanya menjadi waktu untuk meningkatkan ibadah, tetapi juga kesempatan mempererat silaturahmi dan memperkuat kebersamaan antarpejabat serta seluruh pemangku kepentingan di Aceh,” ujarnya.
Ia berharap kebersamaan yang terjalin melalui kegiatan tersebut dapat terus dijaga dan menjadi semangat dalam membangun Aceh secara bersama-sama.
“Melalui kebersamaan ini, kita berharap koordinasi dan kerja sama antarinstansi semakin solid sehingga mampu mendukung pelaksanaan pembangunan serta pelayanan publik yang lebih baik bagi masyarakat Aceh,” kata Nasir.***











