Headline

MG LPDP Buka Akses Jalur Terisolasi Akibat Banjir di Aceh Tengah

Avatar
×

MG LPDP Buka Akses Jalur Terisolasi Akibat Banjir di Aceh Tengah

Sebarkan artikel ini
Relawan MG LPDP Aceh bersama mitra membuka akses jalur terisolasi pascabanjir bandang di Aceh Tengah
Relawan MG LPDP Aceh bersama mitra membuka akses jalur terisolasi pascabanjir bandang di Aceh Tengah. đź“·: For ByKlik.com/HO

ByKlik.com | Takengon — Mata Garuda LPDP Aceh (MG LPDP Aceh) melakukan aksi kemanusiaan nyata dengan membuka akses jalur yang terisolasi akibat bencana banjir bandang di Kabupaten Aceh Tengah. Langkah ini diambil untuk memulihkan konektivitas warga yang sempat terputus akibat timbunan material bencana.

Aksi ini merupakan hasil kolaborasi antara MG LPDP Aceh, Yayasan Laju Peduli, dan Yayasan Pahami Qur’an. Fokus utama kegiatan pembersihan dilakukan di empat wilayah terdampak di Kecamatan Lut Tawar, yakni Desa Toweren Antara, Toweren Toa, Toweren Uken, dan Waq Toweren.

Sebelumnya, jalur-jalur di wilayah tersebut tertutup material berupa lumpur pekat, gelondongan kayu, dan bebatuan besar. Kondisi ini menyebabkan warga terisolasi serta melumpuhkan distribusi bantuan logistik dan aktivitas sosial ekonomi.

Koordinator Lapangan Relawan MG LPDP Aceh Tengah, Rahmadi, menjelaskan bahwa pengerjaan telah dimulai sejak Senin (22/12/2025) dan akan terus dilakukan secara intensif.

Baca Juga  Anak Menkeu Bahas Cryptocurrency dan Literasi Keuangan

“Sejak hari Senin kami bersama relawan turun langsung ke lapangan untuk membuka akses yang tertutup akibat banjir bandang. Proses pembukaan jalur dilakukan dengan menggunakan alat berat ekskavator, serta dibantu oleh masyarakat setempat dan para relawan secara gotong royong,” ujarnya kepada ByKlik, Selasa (23/12).

“Kegiatan ini akan terus kami lanjutkan sampai seluruh desa kembali terhubung,” sambung Rahmadi.

Pengerahan alat berat jenis ekskavator difungsikan untuk menyingkirkan material berat, sementara relawan dan masyarakat setempat bergotong-royong membersihkan sisa lumpur secara manual. Sinergi ini diharapkan mempercepat akses kendaraan layanan kesehatan dan distribusi kebutuhan darurat lainnya.

Selain aksi fisik di lapangan, MG LPDP Aceh juga memaparkan transparansi pengelolaan dana bantuan. Koordinator Relawan MG LPDP Aceh, Akmil Akmal, mengungkapkan bahwa penggalangan dana telah menjangkau angka yang signifikan.

Baca Juga  Banjir Meluas di Aceh Besar, BPBD Gencarkan Evakuasi Warga

“Sejak hari pertama donasi dibuka pada 27 November hingga 22 Desember pukul 18.56 WIB, total donasi yang berhasil dihimpun mencapai Rp501.992.000. Dari jumlah tersebut, Rp490.154.000 telah kami distribusikan, dan saat ini tersisa Rp11.838.000 yang akan segera disalurkan,” terangnya.

Hingga kini, bantuan telah menjangkau 235 desa di 12 kabupaten/kota terdampak di seluruh Aceh. Sisa dana yang tersedia saat ini diprioritaskan untuk wilayah Aceh Tengah dan Aceh Tamiang, namun tetap fleksibel dialokasikan ke daerah lain jika terdapat urgensi kemanusiaan yang mendesak.

Forum perkumpulan alumni dan penerima beasiswa LPDP asal Aceh tersebut menegaskan komitmennya terhadap prinsip akuntabilitas dalam penyaluran donasi. Di tengah proses pemulihan yang masih berjalan, pihak penyelenggara terus mengajak para dermawan dan dunia usaha untuk berkontribusi dalam mendukung percepatan pemulihan pascabencana di Aceh. []