Byklik.com | Idi Rayeuk – Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Aceh Timur, Jumat, 20 Fabruari 2026, untuk meninjau langsung progres pemulihan pascabencana banjir. Kedatangan Mendagri disambut Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al-Farlaky beserta jajaran pemerintah daerah.
Kunjungan ini merupakan yang ketiga kalinya bagi Tito ke Aceh Timur. Selain menjabat sebagai Mendagri, Tito juga bertindak sebagai Ketua Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera.
Dalam kesempatan tersebut, Al-Farlaky menyampaikan apresiasi atas perhatian dan arahan yang diberikan pemerintah pusat dalam penanganan dampak banjir di daerahnya. Ia menyebut koordinasi antara Pemerintah Kabupaten Aceh Timur dan Kementerian Dalam Negeri berlangsung intens sehingga langkah penanganan dapat berjalan lebih terarah.
“Kami mengapresiasi arahan Pak Menteri yang responsif terhadap penanganan banjir di Aceh Timur. Koordinasi yang terjalin membuat proses pemulihan lebih terarah,” ujar Al-Farlaky.
Ia berharap dukungan pemerintah pusat terus berlanjut guna mempercepat proses rehabilitasi dan rekonstruksi di wilayah terdampak.
Sebelum agenda peninjauan lapangan, rombongan Mendagri melaksanakan salat Subuh berjamaah di Masjid Agung Darussalihin. Dalam rangkaian kunjungan tersebut, Tito juga menunaikan salat Jumat berjamaah.
Dalam keterangan persnya, Tito menjelaskan bahwa kunjungan ini dilakukan untuk memastikan progres rekonstruksi pascabencana di sejumlah kabupaten/kota di Aceh berjalan sesuai rencana.
“Dari 18 kabupaten/kota terdampak di Aceh, kami memberi perhatian di antaranya Aceh Tamiang, Aceh Timur, Aceh Utara, Bireuen, dan Pidie Jaya,” kata Tito.
Ia merinci, dampak bencana di sejumlah wilayah meliputi kerusakan infrastruktur, endapan lumpur, terganggunya jaringan irigasi, hingga terputusnya akses jalan. Pemerintah, lanjutnya, terus berupaya melakukan penanganan bersama pihak terkait agar pemulihan berlangsung optimal.
Tito menegaskan pemerintah pusat berkomitmen mempercepat pemulihan agar masyarakat terdampak dapat kembali menjalani aktivitas secara normal.
Dalam kunjungan tersebut, Mendagri juga menyerahkan bantuan kemasyarakatan dari Kementerian Dalam Negeri kepada masyarakat Aceh Timur. Bantuan diserahkan secara simbolis kepada Bupati Aceh Timur dan perwakilan warga.***











