HeadlineTravel & Kuliner

Mau Liburan ke Museum Tsunami Aceh Saat Lebaran? Ini Jadwal Terbarunya

Avatar
×

Mau Liburan ke Museum Tsunami Aceh Saat Lebaran? Ini Jadwal Terbarunya

Sebarkan artikel ini
Museum Tsunami Aceh
Sejumlah wisatawan saat mengunjungi Museum Tsunami Aceh, Banda Aceh. 📷: Dok. Museum Tsunami

ByKlik.com | Banda Aceh — Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Museum Tsunami Aceh menutup sementara layanan kunjungan selama perayaan Idulfitri 1447 hijriah. Penutupan operasional ini berlangsung selama lima hari, terhitung mulai 18 hingga 22 Maret 2026.

Pihak pengelola akan membuka kembali akses bagi publik pada Senin, 23 Maret 2026 mendatang. Kebijakan ini merujuk pada Surat Keputusan Bersama (SKB) Tiga Menteri mengenai Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama 2026.

Langkah tersebut memberikan kesempatan kepada seluruh staf museum untuk merayakan hari raya bersama keluarga. Selain itu, pengelola memanfaatkan jeda waktu ini untuk memastikan kesiapan seluruh fasilitas menyambut lonjakan wisatawan.

Baca Juga  Kapolda Aceh Marzuki Ali Basyah Resmi Naik Pangkat Jadi Irjen Polisi

Kepala UPTD Museum Tsunami Aceh, M. Syahputra Azwar, menegaskan bahwa penyesuaian jadwal merupakan agenda rutin tahunan. Pihaknya berkomitmen memberikan pengalaman edukasi kebencanaan terbaik bagi para pelancong setelah masa libur berakhir.

Syahputra meminta masyarakat dan calon wisatawan merencanakan waktu kunjungan secara cermat. Upaya ini bertujuan menghindari kekecewaan akibat ketidaksesuaian jadwal saat tiba di lokasi.

“Kami memahami Museum Tsunami Aceh adalah ikon wisata edukasi utama bagi pelancong yang datang ke Banda Aceh saat libur lebaran. Setelah jeda lima hari, kami akan kembali membuka layanan pada 23 Maret untuk memberikan pengalaman edukasi kebencanaan terbaik,” ujar Syahputra kepada ByKlik.com, Rabu, 18 Maret 2026.

Baca Juga  Aceh Travel Mart 4.0 Resmi Dibuka, Diikuti Pelaku Pariwisata dari Malaysia dan Thailand

Pihak museum memprediksi peningkatan tajam antusiasme masyarakat setelah hari raya Idulfitri. Oleh karena itu, pengelola mewajibkan pengunjung menjaga ketertiban dan mengikuti arahan petugas selama berada di area museum.

Penerapan aturan tersebut bertujuan menjamin kenyamanan serta keselamatan bersama saat museum beroperasi normal kembali. Wisatawan dapat mengakses layanan museum secara reguler mulai tanggal 23 dan 24 Maret 2026. []