Berita Utama

Lumpur Disingkirkan, Sekolah dan Kantor Aceh Tamiang Mulai Hidup

Avatar
×

Lumpur Disingkirkan, Sekolah dan Kantor Aceh Tamiang Mulai Hidup

Sebarkan artikel ini
Personel TNI membersihkan material lumpur di SMP Negeri 09 Tanjung Gelumpang, Kecamatan Sekerak, Kabupaten Aceh Tamiang, Minggu, 18 Januari 2026. [Foto: Pendim Aceh Tengah]

ByKlik.com | Kualasimpang — Upaya pemulihan pascabencana banjir bandang dan tanah longsor di Kabupaten Aceh Tamiang terus menunjukkan perkembangan. Satgas gabungan penanggulangan bencana dari Kodim 0117/Aceh Tamiang bersama Yon TP 907/DS mulai membuka kembali fungsi fasilitas umum secara bertahap melalui kegiatan pembersihan material lumpur, Minggu, 18 Januari 2026.

Salah satu lokasi prioritas adalah SMP Negeri 09 Tanjung Gelumpang, Kecamatan Sekerak. Hingga saat ini, progres pembersihan di sekolah tersebut telah mencapai sekitar 50 persen. Personel TNI membersihkan lumpur yang mengendap di ruang kelas dan area sekolah menggunakan peralatan manual seperti cangkul, sekop, dan angkong.

Baca Juga  Kementerian PU Kebut Pemulihan Jalan Nasional Aceh

Pembersihan dilakukan secara bertahap agar fasilitas pendidikan dapat segera difungsikan kembali, sehingga aktivitas belajar mengajar tidak terlalu lama terhenti akibat bencana.

Babinsa Koramil 02/Karang Baru, Sertu Arif Gunawan, mengatakan bahwa keterlibatan TNI dalam pembersihan fasilitas umum merupakan bagian dari komitmen percepatan pemulihan wilayah terdampak.

“Kami berupaya agar satu per satu fasilitas, termasuk sekolah dan perkantoran, dapat kembali digunakan. SMP Negeri 09 Tanjung Gelumpang menjadi prioritas agar kegiatan belajar mengajar segera berjalan normal,” ujar Sertu Arif.

Baca Juga  Gubernur Kaltim Antar Bantuan Rp1,5 Miliar ke Aceh

Ia menegaskan, kehadiran TNI di lokasi bencana tidak hanya sebatas pengamanan, tetapi juga mencakup tanggung jawab sosial dan kemanusiaan dalam membantu masyarakat bangkit dari dampak bencana.

Melalui kegiatan pembersihan ini, Satgas gabungan berharap pemulihan fasilitas publik di Aceh Tamiang dapat berlangsung lebih cepat, sekaligus memberikan rasa aman dan dukungan moral bagi tenaga pendidik, pelajar, serta masyarakat sekitar.

TNI bersama unsur terkait akan terus melanjutkan pembersihan di fasilitas umum lainnya hingga seluruh layanan publik dapat kembali berfungsi secara normal.