Berita UtamaHeadline

LMAN Bahas Pemanfaatan Aset Kawasan Kilang LNG Arun

Avatar
×

LMAN Bahas Pemanfaatan Aset Kawasan Kilang LNG Arun

Sebarkan artikel ini
Kegiatan FGD yang diselenggarakan Lembaga Manajemen Aset Negara (LMAN) di DoubleTree by Hilton Jakarta - Diponegoro, Kamis, 12 Maret 2026. [Foto: Prokopim Lhokseumawe]

Byklik.com | Lhokseumawe – Penggalian potensi pemanfaatan aset kawasan Kilang LNG Arun menjadi fokus pembahasan dalam Focus Group Discussion (FGD) yang diselenggarakan Lembaga Manajemen Aset Negara (LMAN) di DoubleTree by Hilton Jakarta – Diponegoro, Kamis, 12 Maret 2026.

Kegiatan tersebut digelar sebagai bagian dari upaya optimalisasi aset negara agar tetap memberikan nilai tambah bagi perekonomian daerah serta membuka peluang investasi baru di kawasan tersebut.

Direktur Operasional Pengelolaan Aset LMAN Mahdi memimpin langsung diskusi yang juga dihadiri perwakilan Badan Pengelola Migas Aceh (BPMA) yang dipimpin Deputi Keuangan dan Komersialisasi Afrul Wahyuni, serta Wali Kota Lhokseumawe Sayuti Abubakar sebagai narasumber.

Baca Juga  Salurkan Bantuan, Sekda Aceh Terjebak Longsor di Gayo Lues

Dalam forum tersebut dibahas berbagai peluang pemanfaatan kawasan Kilang LNG Arun yang dinilai masih memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai pusat kegiatan ekonomi baru di Aceh, mulai dari kawasan industri, pengembangan investasi, hingga pemanfaatan fasilitas pendukung yang telah tersedia di kawasan tersebut.

Wali Kota Lhokseumawe Sayuti Abubakar menyampaikan bahwa kawasan Kilang LNG Arun memiliki posisi strategis yang dapat kembali menjadi penggerak ekonomi daerah jika dikelola secara optimal dan inovatif.

“Kawasan Kilang LNG Arun memiliki nilai strategis bagi Lhokseumawe dan Aceh. Dengan pemanfaatan yang tepat dan inovatif, aset ini dapat kembali menjadi salah satu penggerak ekonomi daerah serta membuka peluang investasi dan lapangan kerja bagi masyarakat,” ujar Sayuti.

Baca Juga  Pemko Lhokseumawe Salurkan Rp35,6 Miliar Bantuan Rumah Rusak

Selain potensi pengembangan ekonomi, diskusi juga menyinggung pemanfaatan sejumlah fasilitas yang ada di kawasan tersebut, termasuk penguatan layanan kesehatan di Rumah Sakit Arun melalui peningkatan kapasitas fasilitas dan prasarana kesehatan.

FGD ini menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, serta pemangku kepentingan lainnya dalam merumuskan langkah strategis pemanfaatan aset negara di kawasan Kilang LNG Arun agar mampu memberikan dampak ekonomi yang berkelanjutan bagi masyarakat.