Nasional

Ketua MA Dorong Hakim Melek Keuangan Nasional

Avatar
×

Ketua MA Dorong Hakim Melek Keuangan Nasional

Sebarkan artikel ini
Ketua Mahkamah Agung Republik Indonesia Prof. Dr. Sunarto membuka sosialisasi literasi keuangan bertema Penguatan Literasi Perencanaan dan Pengelolaan Keuangan Sesuai Pedoman Perilaku Hakim yang digelar Pengurus Pusat Ikatan Hakim Indonesia (IKAHI) di Gedung Mahkamah Agung, Jakarta, Rabu, 21 Januari 2026. [Foto: Humas MA]

ByKlik.com | Jakarta – Ketua Mahkamah Agung Republik Indonesia Prof. Dr. Sunarto mengajak para hakim di seluruh Indonesia meningkatkan literasi keuangan sebagai bagian dari penguatan integritas dan profesionalisme aparatur peradilan.

Ajakan tersebut disampaikan Sunarto saat membuka sosialisasi literasi keuangan bertema Penguatan Literasi Perencanaan dan Pengelolaan Keuangan Sesuai Pedoman Perilaku Hakim yang digelar Pengurus Pusat Ikatan Hakim Indonesia (IKAHI) di Gedung Mahkamah Agung, Jakarta, Rabu, 21 Januari 2026.

Menurut Sunarto, kemampuan mengelola keuangan secara sehat, bijaksana, dan terencana menjadi fondasi penting dalam membentuk karakter serta integritas pribadi seorang hakim. Lemahnya perencanaan keuangan, kata dia, kerap menjadi pintu masuk berbagai persoalan yang dapat berdampak pada kehidupan pribadi maupun profesional.

Ia menegaskan pengelolaan keuangan yang baik tidak dapat dipisahkan dari upaya menjaga kehormatan jabatan hakim. Dalam konteks sosial saat ini, Sunarto juga menyoroti maraknya praktik judi online yang berpotensi merusak masa depan, reputasi, serta marwah lembaga peradilan.

Baca Juga  Temui Ketua MA, Wali Nanggroe Bahas Penguatan Keistimewaan Aceh

“Saya tidak ingin ada nama hakim atau aparatur peradilan dalam data PPATK terkait judi online. Perilaku tersebut tidak hanya menimbulkan kerugian finansial, tetapi juga menghancurkan kehormatan diri, keluarga, dan lembaga,” tegasnya.

Sunarto mendorong para hakim mengarahkan penghasilan pada hal-hal yang bermanfaat dan berjangka panjang, seperti investasi yang bijak serta persiapan masa pensiun. Menurutnya, perencanaan keuangan yang matang akan memberikan rasa aman secara ekonomi sekaligus ketenangan batin.

Pada kesempatan itu, Ketua MA kembali menegaskan komitmen Mahkamah Agung untuk tidak mentoleransi praktik pelayanan transaksional oleh hakim. Ia meminta seluruh jajarannya menjaga integritas dan profesionalitas dalam menjalankan tugas peradilan.

Baca Juga  Gerak Cepat, Satgas PKH Selidiki Akar Bencana di Tiga Provinsi

Sementara itu, Ketua Umum PP IKAHI Prof. Dr. Yanto menilai literasi keuangan menjadi semakin krusial seiring meningkatnya kesejahteraan hakim. Kemampuan mengelola keuangan, kata dia, berpengaruh langsung terhadap independensi dan martabat jabatan hakim.

“Literasi dan pengelolaan keuangan merupakan bagian dari upaya menjaga kehormatan dan martabat profesi hakim,” ujar Yanto.

Kegiatan tersebut dikemas dalam bentuk talkshow literasi keuangan dengan menghadirkan sejumlah narasumber, antara lain CEO & Lead Financial Trainer QM Financial Ligwina Hananto, Gold Investment Department Head PT Bank Syariah Indonesia Tbk Syahrial, serta Financial Planner Certified PT Bank Tabungan Negara Tbk Rahma Dwigunawati.

Acara digelar secara luring dan daring, diikuti pimpinan Mahkamah Agung serta pengurus IKAHI dari empat lingkungan peradilan di seluruh Indonesia.