Nasional

Kemenko Infra Percepat Dekarbonisasi Transportasi Nasional

Bambang Iskandar Martin
×

Kemenko Infra Percepat Dekarbonisasi Transportasi Nasional

Sebarkan artikel ini
Menko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono memaparkan strategi pengurangan emisi terintegrasi di seluruh sub sektor transportasi, mulai dari transportasi darat, perkeretaapian, laut, hingga udara pada acara Town Hall Meeting: Dekarbonisasi Transportasi Indonesia di Jakarta, Senin, 26 Januari 2026. (Ist)

Byklik.com | Jakarta – Pemerintah terus mempercepat upaya dekarbonisasi sektor transportasi nasional sebagai bagian dari komitmen penurunan emisi gas rumah kaca (GRK). Sub sektor transportasi ditargetkan menyumbang penurunan emisi sebesar 5 persen dari total target sektor energi nasional pada tahun 2030.

Sebagai langkah konkret mendukung target tersebut, Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (Kemenko Infra) menggelar Town Hall Meeting: Dekarbonisasi Transportasi Indonesia di Jakarta, Senin, 26 Januari 2026. Kegiatan ini melibatkan berbagai kementerian, lembaga, serta pemangku kepentingan lintas sektor.

Forum ini menjadi wadah strategis untuk menjaring masukan dalam rangka penyempurnaan Peta Jalan Dekarbonisasi Transportasi yang tengah disusun oleh Kementerian Perhubungan.

Baca Juga  Bulan Bakti Karang Taruna 2025 Digelar Serentak di 1.000 Lokasi

Peta jalan tersebut disusun dengan pendekatan teknokratik dan mencakup strategi pengurangan emisi terintegrasi di seluruh sub sektor transportasi, mulai dari transportasi darat, perkeretaapian, laut, hingga udara.

Saat ini, peta jalan dekarbonisasi untuk sub sektor transportasi darat dan kereta api telah memasuki tahap finalisasi. Sementara itu, penguatan dekarbonisasi transportasi udara turut didorong melalui pembentukan Tim Nasional Pengembangan Industri Bahan Bakar Penerbangan Berkelanjutan atau Sustainable Aviation Fuel (SAF).

Menko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono menyampaikan bahwa berbagai langkah percepatan implementasi dan pengembangan industri SAF nasional telah mulai dijalankan oleh masing-masing bidang kerja dalam tim nasional tersebut, sebagai bagian dari transformasi menuju transportasi rendah karbon.

Baca Juga  Kado Hari Buruh dari Presiden Prabowo, Mulai dari Kesejahteraan Hingga Pahlawan Nasional

Untuk memperkuat diseminasi dan sinergi kebijakan, Town Hall Meeting ini turut dihadiri perwakilan Kementerian Keuangan, Kementerian Luar Negeri, jajaran pimpinan Kementerian Perhubungan, Kementerian PPN/Bappenas, Kementerian Lingkungan Hidup, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Bank Indonesia, Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara), serta perwakilan BUMN, BUMD, dan sektor swasta.

Melalui kolaborasi lintas sektor ini, pemerintah berharap percepatan dekarbonisasi transportasi dapat berjalan lebih efektif dan berkelanjutan, sekaligus mendukung pembangunan infrastruktur yang ramah lingkungan dan berdaya saing.***