ByKlik.com | Jakarta — Kementerian Agama (Kemenag) mulai mencairkan Tunjangan Profesi Guru (TPG) madrasah secara bertahap pada pekan ini. Kebijakan tersebut menyasar ratusan ribu guru, termasuk para lulusan Pendidikan Profesi Guru (PPG) tahun 2025.
Direktur Jenderal Pendidikan Islam, Amien Suyitno, mengonfirmasi percepatan penerbitan Surat Keputusan Analisis Kelayakan Penerima Tunjangan (SKAKPT). Langkah ini menindaklanjuti arahan Menteri Agama Nasaruddin Umar agar hak guru segera tersalurkan.
Data per 4 Maret 2026 menunjukkan Kemenag telah menerbitkan 246.449 SKAKPT bagi guru pemilik Nomor Registrasi Guru. Total penerima tersebut mencakup 32.081 guru yang baru saja lulus program PPG 2025.
Pemerintah masih memproses administrasi bagi 158.989 guru lainnya untuk penerbitan SKAKPT tahap berikutnya. Petugas menjadwalkan penerbitan tahap ketiga pada 7 Maret dan tahap keempat pada 9 Maret 2026.
Amien Suyitno menegaskan bahwa penyaluran tunjangan ini merupakan bentuk apresiasi negara terhadap profesionalitas pendidik madrasah. Kemenag juga terus memperkuat sistem digitalisasi agar proses penyaluran berjalan transparan dan tepat sasaran.
“Sesuai arahan Menteri Agama Nasaruddin Umar, kami terus mempercepat proses penerbitan SKAKPT agar hak para guru madrasah dapat segera diterima,” kata Amien di Jakarta, Kamis (5/3).
Amien berharap pemberian tunjangan ini mampu meningkatkan semangat pengabdian guru dalam mencetak generasi unggul. Ia memastikan proses pencairan bagi pemilik SKAKPT yang sudah terbit sedang berjalan secara bertahap.
“TPG adalah bentuk penghargaan negara atas dedikasi dan profesionalitas guru dalam mendidik generasi bangsa. Karena itu, kami berupaya memastikan penyalurannya semakin cepat, tepat, dan akuntabel,” tandasnya. []











