Nasional

Kapolda Sulsel Kirim 10 Ton Ikan Asin ke Aceh Tamiang

Avatar
×

Kapolda Sulsel Kirim 10 Ton Ikan Asin ke Aceh Tamiang

Sebarkan artikel ini
Sebanyak 10 ton ikan asin bantuan Kapolda Sulawesi Selatan disalurkan kepada masyarakat terdampak banjir di Kabupaten Aceh Tamiang, Minggu, 15 Februari 2026. [Foto: Bidhumas Polda Aceh]

ByKlik.com | Aceh Tamiang – Sebanyak 10 ton ikan asin bantuan Kapolda Sulawesi Selatan disalurkan kepada masyarakat terdampak banjir di Kabupaten Aceh Tamiang, Minggu, 15 Februari 2026. Bantuan logistik tersebut difokuskan untuk membantu pemenuhan kebutuhan pangan warga menjelang Ramadan.

Kabid Humas Polda Aceh, Joko Krisdiyanto, S.I.K., mengatakan pendistribusian dilakukan melalui dua titik utama, yakni Polres Aceh Tamiang dan Posko Induk Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang. Skema ini diterapkan untuk memastikan bantuan cepat tersalurkan dan tepat sasaran.

Baca Juga  Komunitas Rohingya Medan Salurkan Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Banjir Aceh

“Untuk lokasi Polres Aceh Tamiang didistribusikan sebanyak 1.200 kilogram ikan asin, sementara untuk Posko Induk Pemda Aceh Tamiang sebanyak 8.800 kilogram,” ujar Joko dalam keterangannya.

Ia menjelaskan, bantuan tersebut merupakan bentuk solidaritas dan kepedulian Kapolda Sulawesi Selatan terhadap warga Aceh Tamiang yang terdampak banjir. Ikan asin dipilih sebagai bahan pangan yang tahan lama dan mudah didistribusikan ke wilayah terdampak.

Menurutnya, bantuan itu akan segera dibagikan kepada masyarakat yang membutuhkan, khususnya untuk membantu kebutuhan konsumsi saat sahur dan berbuka puasa selama Ramadan.

Baca Juga  DPD RI Perkuat Strategi Pembahasan RUU Daerah Kepulauan

Polda Aceh bersama jajaran Polres Aceh Tamiang dan Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang memastikan proses distribusi dilakukan secara tertib, terkoordinasi, dan menjangkau warga terdampak secara merata.

“Harapannya bantuan ini dapat meringankan beban masyarakat pascabanjir dan menjadi tambahan bahan pangan bagi keluarga terdampak,” pungkasnya.

Penyaluran bantuan ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan aparat kepolisian dalam mendukung pemulihan kondisi masyarakat pascabencana, sekaligus memperkuat sinergi antarwilayah dalam penanganan dampak banjir.