Byklik.com | Lhoksukon – Jembatan Garuda yang berlokasi di Desa Matang Serdang, Kecamatan Tanah Jambo Aye, Kabupaten Aceh Utara, resmi dioperasikan pada Senin, 9 Februari 2026. Peresmian jembatan tersebut menjadi tonggak penting dalam meningkatkan konektivitas dan mobilitas masyarakat setempat.
Acara peresmian yang berlangsung sejak pukul 09.00 WIB itu dihadiri sekitar 100 orang, di antaranya Dandim 0103/Aceh Utara Letkol Arh Jamal Dani Arifin, S.Sos., M.M.D.S., perwakilan Yonzipur 5/ABW, unsur Muspika Kecamatan Tanah Jambo Aye, tokoh agama, aparatur desa, serta masyarakat setempat.
Rangkaian kegiatan diawali dengan zikir dan doa bersama yang dipimpin Imam Masjid Baiturrahim Matang Serdang, Tgk. Syuip, dilanjutkan dengan prosesi peusijuk (tepung tawar) sebagai bentuk rasa syukur atas selesainya pembangunan jembatan.
Pimpinan Balai Pengajian Desa Matang Serdang, Tgk. Zulkarnen, dalam sambutannya menyampaikan bahwa pembangunan jembatan tersebut merupakan hikmah di balik musibah banjir yang sebelumnya melanda wilayah itu.
“Atas nama masyarakat Desa Matang Serdang, kami mengucapkan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh pihak, khususnya TNI, yang telah membangun jembatan ini. Jembatan Garuda bukan hanya sarana penghubung, tetapi juga simbol harapan dan kemajuan bagi masyarakat,” ujarnya.
Ia berharap keberadaan jembatan tersebut dapat memperlancar akses transportasi dan mendorong peningkatan aktivitas ekonomi warga.
Sementara itu, Dandim 0103/Aceh Utara Letkol Arh Jamal Dani Arifin menegaskan bahwa Jembatan Garuda dibangun untuk kepentingan bersama dan harus dijaga serta dirawat oleh seluruh masyarakat.
“Jembatan ini bukan hanya milik pemerintah, tetapi milik kita semua. Kami berharap jembatan ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya dan dirawat bersama agar memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat,” katanya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam pembangunan jembatan, khususnya personel Yonzipur 5 dan Yonzipur 6 yang turut berperan aktif dalam proses pengerjaan.
Keberadaan jembatan ini dinilai sangat vital karena tidak hanya menunjang aktivitas warga Desa Matang Serdang, tetapi juga menghubungkan Kecamatan Tanah Jambo Aye dengan Kecamatan Langkahan, sehingga mempermudah akses transportasi, pendidikan, dan layanan kesehatan.
Ke depan, pemerintah desa dan masyarakat diharapkan dapat melakukan perawatan secara berkala agar Jembatan Garuda tetap layak digunakan dan memberi manfaat berkelanjutan bagi masyarakat Aceh Utara.***











