Byklik.com | Takengon – Pemerintah memastikan pembangunan jembatan darurat tipe Bailey di Jembatan Kala Ili, Kecamatan Linge, dan Jembatan Bergang, Kecamatan Ketol, Kabupaten Aceh Tengah, segera dilaksanakan guna memulihkan akses transportasi warga yang sempat terganggu.
Jembatan Kala Ili menghubungkan sejumlah desa di Kemukiman Wih Dusun Jamat, Kecamatan Linge. Sebelumnya, jembatan darurat yang dibangun hanya bersifat sementara dan dinilai tidak cukup kuat menahan beban, terutama saat debit air sungai meningkat dan arus menjadi deras ketika hujan.
Kepastian pembangunan jembatan Bailey diperoleh setelah jadwal mobilisasi material konstruksi ditetapkan. Material jembatan dijadwalkan diberangkatkan dari Kota Medan, Sumatera Utara, melalui Pelabuhan Belawan pada Senin, 30 Maret 2026 dan diperkirakan tiba di lokasi pada Selasa atau Rabu.
Seluruh material akan diangkut menggunakan enam unit truk menuju lokasi pembangunan di Kecamatan Linge dan Ketol.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Aceh Tengah, Pijas Visara, membenarkan rencana tersebut. Ia menyebutkan pembangunan jembatan Bailey untuk Kala Ili akan dikerjakan oleh Zidam Iskandar Muda Aceh bersama Dinas PUPR Aceh Tengah.
“Mobilisasi material dimulai Senin dari Belawan menuju Jamat Kala Ili dengan enam truk,” ujarnya, Minggu, 29 Maret 2026
Pembangunan jembatan Bailey di Kala Ili, Kecamatan Linge, ditargetkan rampung dalam waktu 20 hari sejak pekerjaan dimulai.
Pemerintah berharap kehadiran jembatan Bailey ini dapat memulihkan akses transportasi masyarakat secara normal dan aman, serta mendukung kembali aktivitas ekonomi warga yang sempat terhambat hampir empat bulan akibat bencana hidrometeorologi yang melanda Kabupaten Aceh Tengah.***











