ByKlik.com | Blangkejeren — Jalan Desa Rerebe, Kecamatan Dabun Gelang, Kabupaten Gayo Lues, yang tertutup lumpur dan material selama lebih dari satu bulan, akhirnya mulai dibuka, Selasa, 20 Januari 2026. Personel Satuan Brimob Polda Aceh dari Kompi 4 Batalyon C Pelopor turun langsung membersihkan badan jalan yang selama ini menghambat mobilitas warga.
Akses jalan desa tersebut sebelumnya sulit dilalui, bahkan nyaris terputus, sehingga aktivitas masyarakat, termasuk distribusi kebutuhan pokok dan layanan darurat, terganggu. Merespons kondisi itu, Brimob Aceh bergerak cepat meski dengan peralatan terbatas.
Dengan peralatan seadanya, personel Brimob membersihkan lumpur dan material yang menutup badan jalan. Hingga kini, proses pembersihan masih terus berlangsung untuk memastikan akses desa kembali normal dan aman dilalui warga.
Komandan Satuan Brimob Polda Aceh, Kombes Pol. Zuhdi Batubara, S.I.K., menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk pengabdian Polri kepada masyarakat, terutama di wilayah pedalaman yang membutuhkan penanganan cepat.
“Jalan desa ini tertutup cukup lama dan berdampak langsung pada kehidupan warga. Kehadiran Brimob Aceh adalah untuk membantu membuka kembali akses masyarakat, meski dengan keterbatasan peralatan,” ujar Zuhdi.
Ia menambahkan, kehadiran Brimob Aceh di wilayah terpencil merupakan komitmen Polri untuk selalu hadir dan memberikan solusi nyata atas persoalan yang dihadapi masyarakat.
Warga Desa Rerebe menyambut positif langkah tersebut. Iskandar (35), salah seorang warga, mengaku sangat terbantu dengan upaya pembersihan yang dilakukan personel Brimob.
“Sudah lebih sebulan jalan ini tertutup lumpur. Kami kesulitan beraktivitas. Kehadiran Brimob Aceh sangat membantu, mereka bekerja tanpa lelah meski alatnya terbatas,” katanya.
Melalui kegiatan ini, Satuan Brimob Polda Aceh kembali menegaskan perannya sebagai pelindung dan pengayom masyarakat, dengan kehadiran nyata yang berdampak langsung bagi keselamatan dan kesejahteraan warga.











