Byklik.com | Bogor — IPB University terus memperkuat peran strategisnya dalam mendukung sektor pertanian dan perikanan nasional melalui program Layanan Daring Tani dan Nelayan “IPB Digitani”. Platform digital ini menghadirkan solusi konsultasi, pendampingan, serta akses informasi teknologi dan pasar bagi petani, peternak, dan nelayan di berbagai daerah.
Sebanyak 93 pakar IPB University tergabung dalam Dewan Pakar yang siap memberikan jawaban ilmiah dan solutif atas beragam persoalan di bidang pertanian, peternakan, perikanan, hingga kesehatan hewan. Kehadiran para pakar memungkinkan proses transfer pengetahuan berlangsung lebih cepat dan tepat sasaran.
Hingga 2025, penerima manfaat platform ini tersebar di 34 provinsi, 367 kabupaten/kota, dan 3.883 desa di seluruh Indonesia. Ribuan artikel serta ratusan layanan konsultasi telah dimanfaatkan lebih dari 15 ribu pengguna.
Melalui fitur tanya pakar, konsultasi, artikel populer, dan forum tani, IPB Digitani menjadi ruang interaksi dua arah antara akademisi dan masyarakat. Inovasi ini mempercepat diseminasi teknologi dan hasil riset kampus kepada pelaku utama sektor pangan dan perikanan.
Kepala Lembaga Pengembangan Agromaritim dan Akselerasi Innopreneurship IPB University, Dr Handian Purwawangsa, menegaskan transformasi digital di sektor pertanian merupakan kebutuhan yang tidak terelakkan.
“Transformasi digital di sektor pertanian merupakan keniscayaan. Kehadiran platform ini diharapkan mampu meningkatkan kapasitas dan daya saing petani serta nelayan melalui akses informasi yang cepat, akurat, dan terpercaya,” ujarnya, Selasa, 3 Maret 2026.
Dengan dukungan pakar multidisiplin dan jangkauan yang terus meluas, IPB Digitani menjadi wujud komitmen IPB University dalam membangun ekosistem pertanian dan perikanan yang berbasis inovasi, inklusif, dan berkelanjutan.











