Berita Utama

Illiza: Banda Aceh Harus Terus Jaga Nilai Keislaman

Avatar
×

Illiza: Banda Aceh Harus Terus Jaga Nilai Keislaman

Sebarkan artikel ini
Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa'aduddin Djamal saat berbuka puasa bersama para keuchik dan imum mukim di pendopo wali kota, Senin, 9 Maret 2026. [Foto: Prokopim Kota Banda Aceh]

Byklik.com | Banda Aceh– Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal menegaskan bahwa Banda Aceh sebagai kota yang dikenal dengan nilai-nilai keislamannya harus terus menjaga suasana religius, harmonis, dan penuh kepedulian sosial di tengah masyarakat. Hal itu disampaikannya saat berbuka puasa bersama para keuchik dan imum mukim di pendopo wali kota, Senin, 9 Maret 2026.

Menurut Illiza, peran para pemimpin gampong sangat penting dalam menjaga karakter religius Banda Aceh, karena mereka merupakan figur yang paling dekat dengan masyarakat.

“Banda Aceh sebagai kota yang dikenal dengan nilai-nilai keislamannya tentu membutuhkan peran para pemimpin gampong untuk terus menjaga suasana yang religius, harmonis, serta penuh kepedulian sosial di tengah masyarakat,” ujar Illiza.

Kegiatan buka puasa bersama tersebut turut dihadiri Wakil Wali Kota Banda Aceh Afdhal Khalilullah, Sekretaris Daerah Kota Banda Aceh Jalaluddin, para pejabat di lingkungan Setdako, camat, serta sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD). Tausiah Ramadan disampaikan oleh Zul Arafah yang juga memimpin doa bersama.

Baca Juga  Wagub Aceh Serahkan Bantuan Rumah Tahap II di Bireuen

Dalam sambutannya, Illiza juga menyampaikan apresiasi kepada para keuchik dan imum mukim yang selama ini menjadi garda terdepan dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat di tingkat gampong.

“Saudara-saudara sekalian adalah pemimpin yang berada paling dekat dengan masyarakat, yang memahami langsung kondisi, kebutuhan, serta harapan warga di gampong masing-masing,” katanya.

Selain menjadi ajang silaturahmi, pertemuan tersebut juga dimanfaatkan Pemerintah Kota Banda Aceh untuk menyerap aspirasi langsung dari para keuchik dan imum mukim sebagai ujung tombak pelayanan publik di tingkat desa.

Baca Juga  Pemko Banda Aceh Gelar Maulid Raya dan Festival Gayain 2025

Illiza juga memaparkan sejumlah capaian pembangunan pemerintahannya dalam satu tahun terakhir. Salah satunya adalah keberhasilan menurunkan angka kemiskinan di Banda Aceh dari 6,95 persen menjadi 5,45 persen.

Selain itu, Banda Aceh berhasil mencatatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) sebesar 89,55 poin, yang menjadikannya daerah dengan capaian IPM tertinggi secara nasional.

“Capaian ini merupakan hasil dari kerja keras bersama antara pemerintah dan masyarakat, termasuk peran aktif para keuchik dan imum mukim dalam mendorong pembangunan di tingkat gampong,” ujar Illiza.

Memasuki tahun kedua kepemimpinannya bersama Afdhal Khalilullah, Illiza berharap sinergi antara pemerintah kota dan pemerintahan gampong terus diperkuat melalui koordinasi, komunikasi, dan kolaborasi dalam menjalankan berbagai program pembangunan.