Byklik.com | Banda Aceh – Harbour Energy menyerahkan Program Pelibatan dan Pengembangan Masyarakat (PPM) 2025 di Aceh sebagai bagian dari upaya mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat di sekitar wilayah operasinya.
Serah terima program berlangsung di Hotel Diana, Banda Aceh, serta di Desa Lhok Kuyun, Kecamatan Sawang, Kabupaten Aceh Utara, Rabu, 1 April 2026.
Program PPM 2025 mencakup delapan kegiatan yang menyasar berbagai sektor, yakni pendidikan, kesehatan, energi terjangkau, sosial, dan lingkungan.
Sebanyak tujuh program diserahkan di Banda Aceh. Di antaranya renovasi SD Negeri 7 Paya Bakong yang meliputi perbaikan fasilitas sekolah, seperti toilet, atap, pagar, drainase, dan ruang belajar. Selain itu, pembangunan fasilitas toilet juga dilakukan di Perpustakaan Kecamatan Nisam.
Harbour Energy juga menyalurkan beasiswa kepada 47 mahasiswa yang berasal dari desa-desa Ring-1 Shore Base Andaman serta komunitas nelayan di wilayah Kecamatan Dewantara, Aceh Utara, dan Kecamatan Muara Satu, Kota Lhokseumawe.
Pada sektor kesehatan dan lingkungan, perusahaan menyelenggarakan edukasi kesehatan dan kemah kepemimpinan yang diikuti lebih dari 60 peserta. Kegiatan tersebut dirangkaikan dengan aksi bersih pantai yang berhasil mengumpulkan sekitar 400 kilogram sampah.
Di bidang energi, perusahaan memasang 21 titik lampu penerangan jalan umum berbasis panel surya di wilayah Lhokseumawe dan Kabupaten Bireuen.
Program lainnya mencakup penguatan sosial bagi lansia melalui penyaluran bantuan alat kesehatan dan kebutuhan pendukung di LKSLU Darussa’adah dan Cut Aminah.
Selain itu, dilakukan penanaman 5.000 bibit mangrove di Desa Puuk sebagai kelanjutan dari program sebelumnya.
Perwakilan SKK Migas Sumbagut, Muhammad Arif Salsabil, mengatakan program tersebut penting untuk menjaga keseimbangan antara aktivitas industri dan kebutuhan masyarakat. Ia menekankan bahwa kolaborasi antara perusahaan, pemerintah daerah, dan masyarakat menjadi faktor utama dalam keberlanjutan program.
Sementara itu, perwakilan BPMA, Ilham M. Amin, menilai pendekatan menyeluruh dalam pelaksanaan PPM menjadi kunci dalam mendukung pembangunan masyarakat Aceh. Ia juga menyoroti pentingnya keterlibatan aktif masyarakat dalam setiap tahapan program agar manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan.

Di lokasi terpisah, yakni Desa Lhok Kuyun, Harbour Energy turut menyerahkan program pembangunan gedung Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) yang dilengkapi fasilitas pendukung, seperti toilet, akses listrik dan air, serta area bermain anak.
Pihak Harbour Energy menyampaikan bahwa seluruh program dirancang berdasarkan kebutuhan masyarakat setempat dan diharapkan mampu memberikan dampak positif dalam jangka panjang.
Serah terima ini menandai dimulainya pemanfaatan berbagai fasilitas dan bantuan yang telah disalurkan, sekaligus mencerminkan kolaborasi antara perusahaan dan masyarakat di wilayah operasionalnya.***











