Berita Utama

Haili Yoga: Masa Depan Aceh Tengah Ada di Pertanian

Bambang Iskandar Martin
×

Haili Yoga: Masa Depan Aceh Tengah Ada di Pertanian

Sebarkan artikel ini
Bupati Aceh Tengah, Drs. Haili Yoga, M.Si, saat menghadiri kegiatan bersama mahasiswa Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Medan asal Aceh Tengah, di Kampus Polbangtan Medan, Sumatera Utara, Senin, 9 Februari 2026. (Ist)

Byklik.com | Medan – Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat sektor pertanian melalui pembangunan sumber daya manusia (SDM) yang unggul dan berdaya saing.

Upaya tersebut ditegaskan Bupati Aceh Tengah, Drs. Haili Yoga, M.Si, saat menghadiri kegiatan bersama mahasiswa Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Medan asal Aceh Tengah, di Kampus Polbangtan Medan, Sumatera Utara, Senin, 9 Februari 2026.

Bupati Haili Yoga menilai investasi di bidang SDM pertanian merupakan langkah strategis untuk menjamin keberlanjutan pembangunan daerah. Menurutnya, tantangan sektor pertanian ke depan menuntut tenaga profesional yang tidak hanya terampil, tetapi juga memiliki pola pikir maju dan karakter tangguh.

Direktur Polbangtan Medan, Dr. Nurliana Harahap, S.P., M.Si, menyampaikan bahwa kerja sama antara Polbangtan Medan dan Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah yang terjalin sejak 2025 merupakan bentuk kepercayaan dan komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas SDM pertanian.

“Melalui jalur kerja sama, Aceh Tengah menjadi daerah dengan jumlah mahasiswa terbanyak, yakni 10 orang. Hal ini tidak terlepas dari ikatan emosional dan kekeluargaan yang terbangun dengan baik,” ujar Nurliana.

Baca Juga  Kapolres Lhokseumawe Razia Ponsel Milik Anggota

Ia menjelaskan, mulai tahun depan penerimaan mahasiswa Polbangtan akan mengikuti jalur seleksi perguruan tinggi sesuai ketentuan perundang-undangan. Meski demikian, peluang kerja sama dengan pemerintah daerah tetap dibuka melalui kuota tambahan.

Nurliana juga mengungkapkan, saat ini lebih dari 37 ribu Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) telah ditarik oleh kementerian, sementara sekitar 1.000 PPL setiap tahun memasuki masa pensiun. Kondisi tersebut menjadi peluang sekaligus tantangan untuk menyiapkan SDM pertanian yang berkualitas.

“Kami mendorong Polbangtan menjadi sekolah ikatan dinas dan ke depan berkembang menjadi perguruan tinggi kedinasan. Seluruh pembiayaan ditanggung negara, mulai dari pendidikan, asrama, konsumsi, hingga layanan kesehatan. Biaya pendidikan per mahasiswa mencapai sekitar Rp27 juta per tahun,” jelasnya.

Dalam arahannya, Bupati Haili Yoga mengapresiasi prestasi mahasiswa asal Aceh Tengah yang rata-rata memiliki Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) di atas 3,5 pada semester awal. Ia menilai capaian tersebut mencerminkan potensi besar generasi muda Aceh Tengah di sektor pertanian.

Baca Juga  Benahi Iklim Investasi di Aceh

“Kalian adalah generasi emas dan calon penerus daerah. Kesempatan masuk Polbangtan tidak mudah, maka manfaatkanlah sebaik mungkin sebagai kebanggaan bagi orang tua dan Aceh Tengah,” pesannya.

Bupati berharap ilmu dan pengalaman yang diperoleh selama pendidikan dapat diterapkan untuk membangun daerah, khususnya di wilayah Gayo Takengon. Ia juga menyoroti perubahan sikap, pola pikir, dan ketahanan fisik mahasiswa selama menempuh pendidikan sebagai bukti keseriusan Polbangtan dalam mencetak tenaga profesional.

“Jadilah pribadi yang berbakti, berintegritas, dan bermanfaat bagi daerah. Aceh Tengah membutuhkan SDM pertanian yang andal untuk menghadapi masa depan,” tegasnya.

Kegiatan tersebut turut didampingi Kepala Dinas Pertanian Aceh Tengah, Ketua dan Sekretaris MPD, Kepala BKPSDM Aceh Tengah, serta dihadiri mahasiswa Polbangtan Medan asal Aceh Tengah.***