Berita UtamaHeadline

Gubernur Luncurkan Aceh Corporate University, Reformasi Besar ASN Dimulai

Avatar
×

Gubernur Luncurkan Aceh Corporate University, Reformasi Besar ASN Dimulai

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi. [Foto: BPSDM Aceh]

Byklik.com | Banda Aceh – Gubernur Aceh Muzakir Manaf resmi membentuk Aceh Corporate University (Aceh Corpu) sebagai sistem pembelajaran terintegrasi untuk pengembangan kompetensi aparatur sipil negara (ASN), Kamis, 26 Maret 2026. Hal ini sebagai langkah besar reformasi birokrasi di Aceh.

Kebijakan strategis tersebut ditetapkan melalui Keputusan Gubernur Aceh Nomor 800.1.4/212/2026 sebagai upaya mewujudkan birokrasi berkelas dunia di Tanah Rencong.

Pembentukan Aceh Corpu diarahkan untuk mencetak ASN yang profesional, berintegritas, dan berkinerja tinggi, sejalan dengan target pembangunan dalam Qanun Aceh Nomor 10 Tahun 2025 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM) Aceh 2025–2029.

Melalui sistem ini, setiap Satuan Kerja Perangkat Aceh (SKPA) menjadi pusat pembelajaran dengan pendekatan yang lebih terintegrasi, efisien, dan berdampak langsung terhadap kinerja pemerintahan.

Baca Juga  Data Terbaru Banjir Aceh: 156 Meninggal, Pengungsi Membeludak

Berbeda dari pola pelatihan konvensional, Aceh Corpu mengadopsi metode pembelajaran modern yang menggabungkan pembelajaran formal, social learning seperti coaching dan mentoring, serta experiential learning melalui magang dan kerja tim.

Dalam struktur yang dibentuk, Gubernur Aceh bertindak sebagai Ketua Dewan Pengarah Pembelajaran, didampingi Wali Nanggroe sebagai penasehat, serta Ketua MPU dan Sekretaris Daerah Aceh sebagai anggota.

Secara operasional, Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Aceh ditunjuk sebagai Koordinator Pembelajaran yang bertanggung jawab mengoordinasikan pengembangan kompetensi ASN di seluruh SKPA.

Baca Juga  Bupati Pidie Jaya Targetkan Pengungsi Keluar Tenda Sebelum Ramadan

Untuk memperkuat kolaborasi lintas sektor, para Asisten Sekda ditetapkan sebagai Koordinator Kelompok Keahlian yang terbagi dalam tiga bidang utama, yakni pemerintahan dan kesejahteraan rakyat, perekonomian dan pembangunan, serta administrasi umum.

Struktur ini dirancang untuk menghapus sekat birokrasi dan mendorong pendekatan whole of government dalam menangani isu strategis seperti kemiskinan, stunting, digitalisasi, dan investasi.

Melalui dukungan sistem pembelajaran berbasis teknologi seperti Learning Management System (LMS), Aceh Corpu diharapkan mampu memastikan pengembangan kompetensi ASN berjalan berkelanjutan dan terukur.

Langkah ini menjadi fondasi penting dalam mendorong terwujudnya visi pembangunan Aceh yang islami, maju, bermartabat, dan berkelanjutan.