ByKlik.com | Meulaboh — Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Gampong Lapang, Kecamatan Johan Pahlawan, Kabupaten Aceh Barat, belum berhasil dipadamkan meski upaya penanganan telah berlangsung selama dua hari.
Berdasarkan laporan Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BPBD Aceh Barat, kebakaran pertama kali dilaporkan warga pada Kamis, 15 Januari 2026, sekitar pukul 15.45 WIB. Api terpantau membakar lahan gambut di dua titik di kawasan Jalan Ujong Beurasok dan menimbulkan asap yang mengganggu aktivitas serta pernapasan warga.
Plt Kalaksa BPBD Aceh Barat, T Ronald Nehdiansyah, mengatakan tim Pusdalops langsung turun ke lokasi untuk melakukan pemantauan dan analisis situasi setelah menerima laporan masyarakat.
Pada Jumat, 16 Januari 2026, BPBD kembali mengerahkan personel untuk melakukan pemadaman dan memutus penjalaran api agar tidak meluas ke area lain. Namun hingga Jumat sore pukul 16.00 WIB, api masih terus menjalar secara perlahan.
“Kendala utama di lapangan adalah kondisi angin yang cukup kencang serta sumber air yang berada jauh dari lokasi kebakaran,” ujar Ronald.
BPBD Aceh Barat mencatat luas lahan terdampak karhutla mencapai sekitar 1,5 hektare. Kebakaran lahan gambut dinilai berpotensi meluas apabila tidak segera tertangani secara maksimal.
Dalam upaya pemadaman, BPBD mengerahkan dua unit drone untuk pemantauan udara, satu unit kendaraan D-Max, serta satu unit mesin pompa air. Penanganan melibatkan petugas BPBD, pemadam kebakaran Mako BPBD, serta dukungan masyarakat setempat.
BPBD Aceh Barat mengimbau masyarakat tetap waspada dan segera melaporkan jika menemukan titik api baru, serta tidak melakukan aktivitas pembakaran lahan yang dapat memperparah kondisi kebakaran.











